Kabut Asap Makin Pekat, Ribuan Warga Sijunjung Terancam Penyakit ISPA

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Kabut Asap Makin Pekat, Ribuan Warga Sijunjung Terancam Penyakit ISPA

Rabu, 18 September 2019
Kondisi terkini di Kabupaten Sijunjung di pagi hari

Sijunjung fajarsumbar.com - Ribuan warga di Kabupaten Sijunjung terancam diserang penyakit inspeksi saluran pernapasan atas (ISPA), sebab kabut asap semakin pekat. Masyarakat beraktivitas di luar rumah harus menggunakan masker.

Warga mengeluh karena  kesehatan mulai terganggu dan jarak pandang di sepanjang ruas Jalan Nagari Muaro, Sijunjung juga menjadi sangat pendek, sehingga warga diharuskan waspada saat berkendara di jalan raya.

Sementara orang tua anaknya yang duduk dibangku sekolah SD dan SMP kuatir dengan kondisi kabut asap saat ini seperti yang di katakan Isman, Epi dan Edi akan kesehatan anak nya, ke fajarsumbar.com di  Muaro Sijunjung. Rabu (18/9)

Sementara itu Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sijunjung Ramler, SH saat di hubungi lewat telepon selulernya mengatakan, sudah memberikan himbauan ke sekolah sekolah untuk tidak melakukan kegiatan kegiatan diluar ruangan sekolah, dan jika berpergian harus memakai masker.

Dan untuk meliburkan sekolah masih menunggu hasil pengukuran kualitas udara dari Dinas Perkim LH dan dari Dinas kesehatan dampak dari kabut asap yang terserang penyakit ISPA dan jika memang sudah mengkuatirkan tentu akan diliburkan, jelasnya.

Warga harus menggunakan masker bila beraktivitas di luar rumah

Sementara itu kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sijunjung Ezwandra, mengatakan terkait dampak dari kabut asap sampai saat ini masih dalam perekapan data setiap puskesmas yang ada, jika ada peningkatan penyakit (ISPA) tiap puskesmas ini akan kita laporkan ke Bupati, jelasnya. Sedangkan berdasarkan surat edaran Dinas Perkim dan LH No. 640/ /O2/Perkim-LH/20l9 

Sehubungan dengan banyaknya titik panas yang telah terjadi di provinsi Riau akibat kebakaran Hutan dan lahan sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan kualitas udara. Penurunan kualitas udara ini juga berdampak di Kabupaten Sijunjung  maka dilakukan Pengukuran Kualitas Udara (ISPU) di Muaro Sijunjung dan didapatkan hasil. 

1. Nilai ISPU (Indeks Pencemaran Kualitas Udara) yang didapat 57 2. Kualitas udara masih dalam Kategori Sedang (indeks ISPU 51-100). 

Selanjutnya juga dihimbau kepada masyarakat untuk mengurangi beraktifitas di luar mangan karena kualitas udara sewaktu-waktu bisa berubah, dalam surat himbauannya. Dan pengukuran udara dampak dari kabut asap tersebut diukur jumat (13/9). (def)