Kawasan Makam Syekh Burhanuddin akan Dikembangkan, Tahap I Telan Dana Rp4 Miliar

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Kawasan Makam Syekh Burhanuddin akan Dikembangkan, Tahap I Telan Dana Rp4 Miliar

Rabu, 11 September 2019
.

Ulakan, fajarsumbar.com Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Pariaman H. Jonpriadi, SE, MM pimpin pertemuan Sosialisasi Pembangunan Pengembangan Kawasan Makam Syekh Burhanuddin Manggopoh Palak Gadang Ulakan, Kecamatan Ulakan Tapakis, Selasa sore (10/9).

Sekda Jonpriadi dalam sambutannya sangat mengapresiasi sikap masyarakat yang mendukung sepenuhnya pelaksanaan pembangunan kawasan makam Syekh Burhanuddin. Ia mengucapkan terimakasih kepada Camat, Wali Nagari, Bamus, niniak mamak, alim ulama dan Babinsa, Babinkamtibmas  serta Karang Taruna.

Sekda menyebutkan, kesemua elemen warga masyarakat itu, telah membantu dan punya andil besar kepada pemerintah Kabupaten dalam memberikan pemahaman sama masyarakat terkait rencana pembangunan pengembangan kawasan ini.

"Dana yang akan dikucurkan untuk pembangunan tahap I adalah sebanyak lebih kurang Rp4 miliar. Dalam bentuk pembangunan Los 3 unit dengan ukuran 15 x 33 m2," terang Jonpriadi.

Untuk itu proses pembangunan ini, kata Jonpriadi, mohon bantuan dan dukungan serta doa restu kita bersama agar apa yang kita rencanakan dapat berjalan dengan baik sesuai harapan kita semua.

Sebelumnya, pertemuan yang dilaksanakan di Surau Genteng Kompleks Makam Syekh Burhanuddin Ulakan itu diawali dengan antaran kata dari Wali Nagari Syofyan.

Ia menginformasikan kepada peserta sosialisasi bahwa Pemkab Padang Pariaman akan melaksanakan pekerjaan pengembangan makam Syekh Burhanuddin. "Pembangunan tahap I akan dimulai dengan merehabilitasi Pasar Rabaa Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan," katanya.

Sekarang, sebutnya, kita dengarkan pemaparan dari pihak Pemkab Padang Pariaman bagaimana rencana pembangunan itu.

Sedangkan Zulkifli anggota Bamus Nagari menyampaikan dukungan terhadap rencana pembangunan Nagari. Ia mengharapkan adanya Koordinasi antara Wali Nagari dengan Bamus. 

"Selama ini Bamus sering terlupakan, apabila ada rencana pembangunan dimulai di Nagari baru Bamus diikutsertakan" katanya berharap.

Senada dengan Zulkifli, seorang ninik mamak Nagari Ulakan Sabri Dt. Bandaro menyampaikan bahwa Makam Syekh Burhanuddin sejak tahun 2012 sudah ada rencana pengembangan dan penataan kawasan seluas 11,6 Ha.

"Dalam penantian yang cukup panjang itu, baru dapat terwujud pada tahun ini. Mudah-mudahan proses pemindahan dan relokasi dapat berjalan dengan baik sesuai keinginan kita bersama," harap Sabri.

Sabri menyampaikan harapan masyarakat Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan, agar pelaksanaan pembangunan dapat dimulai setelah acara Basafa tahun ini.

Menurutnya, kegiatan basafa merupakan kunjungan ziarah makam yang berdatagan dari berbagai Daerah. Dan terjadinya transaksi jual beli yang cukup signifikan serta mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat Manggopoh Palak Gadang Ulakan khususnya dan Kabupaten Padang Pariaman secara umum.

Dalam pertemuan ini, Sekda Jonpriadi didampingi pimpinan OPD terkait antara lain Dinas Lingkungan Hidup Perumahan Kawasan Pemukiman dan Pertanahan (DLHKPP), Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) dan Inspektorat.

Sementara itu dari masyarakat Ulakan dihadiri Wali Nagari Manggopoh Palak Gadang Ulakan Sofyan, Bamus Nagari, Ninik Mamak dan Tokoh Masyarakat lainnya. 

Acara yang berlangsung di Surau Genteng itu dipadati warga masyarakat diakhiri tanya jawab dan Dialog. (r/saco)