Misteri Mayat Dalam Gorong gorong Terungkap, Lima Karyawan dan Security Ramayana Bukittinggi Jadi Tersangka

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Misteri Mayat Dalam Gorong gorong Terungkap, Lima Karyawan dan Security Ramayana Bukittinggi Jadi Tersangka

Sabtu, 14 September 2019
.

Bukittinggi, fajarsumbar.com  - Misteri penyebab kematian Gean Navanda (24) yang ditemukan di dalam gorong di ruas Jalan H. Agus Salim tepatnya disamping Istana Bung Hatta Bukittinggi beberapa waktu lalu ternyata akibat penganiayaan yang diduga dilakukan oleh lima orang yang merupakan karyawan dan security Ramayana Bukittinggi.

Kalima orang yang telah diamankan dan ditetapkan tersangka itu masing masing berinisial, RS,RR,AS,FI,dan JPH.

Kapolres Bukittinggi AKBP Arly Jrmbar Jumhana melalui Wakapolres Bukittinggi, Kompol Simintak saat memberikan pers relis di mapolres Bukittinggi Jum'at (13/9) malam. mengatakan bahwa terungkapnya kasus itu setelah pihak penyidik polres Bukittinggi melakukan olah TKP, dan melakukan otopsi terhadap korban.

"Hasil olah TKP, dan diperkuat  hasil optopsi kita menduga kematian korban akibat dianiaya, sebab disekujur tubuh korban ditemukan luka trauma. "ujar Wakapolres Bukittinggi, Kompol Simintak yang aat itu juga didampingi Kabag Ops Polres Bukittinggi Kompol Partahian Pane dan KBO Reskrim Iptu Anidar.

Dijelaskanya, berdasarkan hasil otopsi itu pihaknya langsung mengintruksikan kepada tim opsnal reskrim untuk memperdalam penyidikan di TKP dan dibeberapa lokasi lainya.

Selanjutnya tim penyidik mendapatkan informasi bahwa sebelum ditemukan meninggal, korban diduga telah diamankan oleh security dan sejumlah karyawan ramayana Bukittinggi karena korban di diduga melakukan pengutilan (pencurian) di ramayana tersebut.

Informasi itu ditindaklanjuti oleh tim opsnal reskrim untuk mellakukan penyidikan di depstore Ramayana lantai tiga dengan memeriksa seluruh rekaman CCTV di lokasi itu.

"Berdaaarkan hasil reman CCTV itu kita mendapatkan petunjuk bahwa ada sekitar lima orang yang diduga melakukan penganiayaan terhadap korban,, dan kelima orang itu langsung kita amankan"tegas Sumintak yang saat itu juga didampingi Kabag Ops Polres Bukittinggi Kompol Partahian Pane dan KBO Reskrim Iptu Anidar.

Selain mengamankan para tersangka, penyidik juga sudah mengamankan sejumlah barang bukti seperti pakaian korban dan pakaian pelaku.

"Kita bersukur dalam waktu 2x24 jam para pelaku sudah dapat kita amankan,"tegasnya.

Para tersangka melakukan kekerasan terhadap orang yang dilakukan bersama sama dan menyebabkan matinya orang sesuai dengan pasal 170 huruf 3e dengan ancaman hukuman 12 tahun penjara.

Terkait kronologis korban sampai ditemukan di dalam gorong gorong trotoar itu, Sumintak menjelaskan bahwa penyidik masih melakukan penyidikan kenama korban sampai di temuka. Di gorong gorong itu.

Sebagaimana yang diberitakan sebelumnya warga Bukittinggi digemparkan dengan penemuan mayat di dalam gorong gorong selokan dikawasan Jalan  H. Agus Salim tepatnya disamping Istana Bung Hatta Bukittinggi pada senin (9/9).

Mayat yang diketahui bernama Gean Navanda (24) beralamat, Tanah Sirah no 13 RT 001 RW 003 Tanah Sirah Kec.  Lubug Begalung Kota padang ditemukan dalam kondisi tertelungkup.

Saat ditemukan sejumlah tubuh korban ditemukan sejumlah luka memar.===gd===

Teks Foto : Wakapolres Bukittinggi Kompol Sumintak didampingi Kabag Ops Kompol Partahian Pane dan KBO Reskrim Iptu Anidar terlihat sedang melakukan pers relis terkait pengungkapan kasus penemuan mayat dibdalam gorong gorong trotoar beberapa waktu lalu.==gd==