Pemko Padang Bina Para Mualaf

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Pemko Padang Bina Para Mualaf

Selasa, 10 September 2019
Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Setko Padang, Azwin didampingi Kabag Kesra, Jamilus dan lainnya menyerahkan bahan materi kepada salah seorang peserta pembinaan para mualaf di salah satu hotel di Padang, Selasa (10/9/2019).


Padang, fajarsumbar.com - Perhatian terhadap mualaf, tak sekadar membimbingnya bersyahadat. Lebih dari itu, ada tanggung jawab lebih guna membawa mereka ke dalam Islam yang seutuhnya.

Walikota Padang yang diwakili Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Azwin menyebutkan, seringkali pemahaman yang muncul di masyarakat adalah selesai bersyahadat, kemudian selesai. Hal tersebut tentu keliru, pasalnya butuh  proses lebih dari itu.

"Kita harus membimbing mereka, menjaga, dan melindungi. Tidak hanya cukup pada syahadat, tapi kita harus membawanya menganut agama Islam seutuhnya," ungkap Azwin saat membuka pembinaan  para mualaf Kota Padang di salah satu hotel di Padang, Selasa (10/9).

Disebutkan, para mualaf perlu bimbingan dan asupan ilmu agama Islam yang seutuhnya, sehingga nantinya mereka tidak lagi kembali kepada agama yang sebelumnya yang dianut.

"Para mualaf ini perlu perhatian serius dan asupan ilmu agama serta pemahaman Islam seutuhnya. Jika tidak bisa kembali pindah ke keagama sebelumnya," pesan Azwin.

Ia juga berpesan kepada para mualaf agar  memeluk agama Islam secara kaffah. Artinya memeluk agama yang seutuhnya bukan setengah-setengah.


Pada sisi lain, ia juga mengungkapkan,umat Islam harus melek teknologi. Manfaatkan perkembangan tekhnologi untuk meningkatkan iman dan takwa kepada Allah SWT.

Tanamkan nilai agama kepada anak sejak dini, sebab generasi penerus yang akan melanjutkan kepempimpinan bangsa ke depan. "Umat Islam itu harus melek teknologi, ambil yang positifnya untuk mendekatkan diri kepada Sang Pencipta," tambahnya.

Sementara itu, Kabag Kesra Setko Padang, Jamilus menyebutkan, pembinaan  para mualaf itu diikuti 120 peserta. Kegiatan itu dilangsungkan tiga hari, 10 - 12 September.

Pada kegiatan yang bertemakan "Melalui pembinaan mualaf kita tingkatkan keimanan, ketaqwaan serta memantapkan pelaksanaan ibadah kepada Allah SWT" itu  dimaksudkan menambahkan ilmu pengetahuan mualaf tentang agama Islam.

Kegiatan yang sudah tiga kali dilaksanakan Pemko melaui Kesra tersebut mendatangkan beberapa nara sumber.

Selain Kabag Kesra Jamilus juga menghadirkan nara sumber, M.Ridho Nur, Bakri, Zulkarim, Irsyat, AhmadWira, Esra Karo Karo, Syafwan Diran, dan Ibnu Aqil D.Gani.(ab)