Perangi Penyakit Masyarakat, Tanamkan Ilmu Agama pada Pelajar

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Perangi Penyakit Masyarakat, Tanamkan Ilmu Agama pada Pelajar

Selasa, 03 September 2019
Staf Ahli Walikota Bidang Hukum dan Politik Azwin didamping Kabag Kesra Setko Padang menyerahkan materi sosialisasi di salah satu hotel di Padang, Selasa (3/9/2019.

Padang, fajarsumbar.com - Walikota yang diwakili  Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik, Setko Kota Padang, Azwin menyebutkan  perangi narkoba, LGBT dan berbagai penyakit masyarakat lainnya,  dengan menanamkan pendidikan agama kepada generasi penerus.

“Ciptakan pendidikan agama, budi pekerti yang baik,  pelajar jangan sampai bersentuhan dengan penyakit masyarakat terutama narkoba," kata Azwin, Selasa (3/9).

Azwin mengungkapkan hal itu saat membuka sosialisasi  penanggulangan penyakit pada kalangan pelajar di salah satu hotel di Padang.

Kegiatan itu diselenggarakan Bagian Kesra (Kesra) Setko Kota Padang selama dua hari Selasa dan Rabu, 3-4 September 2019. Sosialisasi itu diikuti 200 siswa SLTP se Kota Padang. Sosialisasi itu dilangsungkan dua gelombang. Satu gelombang dengan peserta 100 orang.


Azwin menyebutkan, penyakit masyarakat itu sangat membayakan generasi muda, bangsa dan negara. "Mari selamatkan generasi muda dari penyakit masyarakat, dengan menanamkan ilmu agama," ujarnya.

Diakui, Azwin persoalan penyakit masyarakat sangat menghantui seluruh generasi, terutama pelajar. Sebab bahaya, narkoba, LGBT dan berbagai penyakit masyarakat lainnya dapat menghancurkan generasi penerus.

Foto bersama

Selain itu akan menggerogoti falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK). Penyakit masyarakat itu sudah lama ada, pemko terus menekan dengan cara  menimalisir angka pengguna.

Diakui, pada 2018 dengan jumlah penduduk Kota Padang 900 ribu orang lebih, sekian persen generasi mudanya sudah kecanduan narkoba. "Di akui atau tidak, setiap kelurahan di Kota Padang tidak ada yang bebas dari narkoba," ujarnya.

Untuk itu, Azwin mengajak pelajar untuk mengatakan tidak pada narkoba, sebab sangat membahayakan mental dan perilaku generasi. Penyebaran narkoba itu tujuan dari oknum tertentu untuk melemahkan generasi muda dan berdampak pada kelangsungan bangsa dan negara.

Sementara itu, Kabag Kesra, Jamilus menyebutkan, sosialisasi penanggulangan penyakit masyarakat itu diikuti 200 pelajar SLTP se-Kota Padang. Kegiatan itu dilangsungkan selama dua hari.

Tujuan sosialisasi itu untuk meningkatkan pengetahuan pelajar tentang penyakit masyarakat dan cara pencegahannya.

.

Kegiatan itu menghadirkan beberapa nara sumber. Dari BNN Sumbar Drs. Kusriyanto Kabid PPM,  dengan judul materi bahaya narkoba bagi generasi muda.

Nenny Andriani  (spikolog) dengab materi pengaruh gagged terhadap kesehatan fisik dan mental remaja. Ketua MUI Kota Padang, Duski Samad dengan materi, generasi hebat jauh dari penyakit masyarakat.

Sementara Kabag Kesra, Jamilus juga tampil sebagai nara sumber dengan judul makalah, penanggulangan pekat di kalangan pelajar.(ab)