Polres Padang Pariaman Tangkap Dua Pelaku Pencuri Ternak

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Polres Padang Pariaman Tangkap Dua Pelaku Pencuri Ternak

Selasa, 17 September 2019
Dua terduga mencuri ternak di Padang Pariaman.

Parikmalintang, FajarSumbar.com - Anggota Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Padang Pariaman berhasil membekuk dua dari tiga terduga pelaku pencurian ternak di Balai Basuang, Nagari Sintuak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang. 

Tersangka adalah Ir alias Ck, 38, warga Lubuak Aro, Tapakih, Kecamatan Ulakan Tapakih, Kabupaten Padang Pariaman, ditangkap di Korong Toboh Kampuang Ambacang, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang, Senin (16/9) sore, sekitar pukul lima sore. 

Pada saat penangkapan, Tim Opsnal Halilintar yang dipimpin Aipda Hendri Haryono sempat melepaskan tembakan peringatan terhadap Ir, ketika tersangka tersebut berusaha hendak melarikan diri dari kepungan petugas. 

Kapolres Padang Pariaman, AKBP Rizki Nugroho, didampingi Kasat Reskrim AKP Lija Nesmon, menyebutkan, penangkapan terhadap Ir adalah hasil pengembangan dari Hdr, yaitu salah seorang rekannya yang tertangkap di Tanjung Medan, Kabupaten Dharmasraya, Selasa (14/9) lalu.

Seperti telah diberitakan, Hdr adalah warga Anak Aie, Pungguang Pisang, Kota Padang. Bersama Ir alias CK dan salah seorang temannya yang masih buron telah melakukan pencurian ternak, berupa seekor sapi, milik Nuraini, di Balai Usang, Nagari Sintuak Kecamatan Sintuak Toboh Gadang pada tanggal 7 September lalu. 

Gelagat mereka pertama kali dicurigai oleh sejumlah petugas dari Satuan Reskrim yang pada malam kejadian tengah melakukan patroli. Ketika itu, sekitar pukul 01.30 Wib, Tim Opsnal Halilintar Reskrim yang dipimpin Hendri Haryono melihat ada mobil mobil pic up warnah hitam, BA 9960 BB, yang parkir dipinggir jalan Lubuak Aluang - Pariaman. Persisnya di Simpang Ambacang, Punggung Kasiak, Kecamatan Sintuak Toboh Gadang. 

Karena curiga, anggota tim Opsnal Halilintar lalu membuntuti mobil yang ternyata dikemudikan tersangka Hdr tersebut. Dan, mungkin menyadari mereka dibuntuti, sampai di Simpang Tuguh Pahlawan, Pasa Usang, Kecamatan Batang Anai, pelaku langsung memutar mobilnya ke arah Pariaman. 

Melihat tindakan tersebut, Tim Opsnal Sat Reskrim pun tidak tinggal diam, yaitu dengan melakukan upaya penghadangan terhadap pelaku. Namun, ternyata pelaku lebih nekat. Mereka menabrakan mobilnya ke mobil Avanza, B 1738 TZQ, yang dipergunakan Tim Opsnal Halilintang. 

Atas kejadian itu, Kanit Opsnal Halilintar Aipda Hendri Haryono lalu memberikan tembakan peringatan sebanyak dua kali ke udara. Namun, tembakan peringatan tersebut tidak mereka hiraukan. Justeru mereka terus tancam gas ara Tajuang Basuang, Nagari Sungai Buluah. 

Dalam pengejarannya, Hendri Haryono beserta anggota lainnya pun sempat melakukan penembangkan ke arah mobil pelaku. Dan, lagi-lagi, para pelaku tetap tidak menghiraukan. Mereka terus berusaha lari hingga akhirnya sapi curian mereka terjatuh di Para Kajai, Nagari Sungai Buluah Barat.

Oleh karena kondisi jalan buruk dan sempit, petugas akhirnya kehilangan jejak. Namun kemudian mobil pelaku ditemukan di pinggir jalan di Korong Batang Sariak, Katapiang, Batang Anai. 

Setelah dilakukan pengecekan, pelaku yang tadinya diindikasikan dua orang, ternyata sudah kabur. Dalam mobil terlihat ada darah yang berceceran dibangku sopir. Indikasinya, pelaku kena tembak. 

Hari itu juga, mobil dan sapi hasil curian para pelaku diamankan di Mapolsek Batang Anai. Dan, petugas terus melakukan pengejaran terhadap pelaku.

Berkat kesigapan dan keseriusn petugas, akhirnya tersangka Hrd dan Ir berhasil ditangkap. Hdr ditangkap di Tanjung Medan, Dharmasraya. Sedngkan Ir alias CK dibekuk di Toboh Kampuang Ambacang, Sintuak. 

Sedangkan satu pelaku lagi yang disebut-sebut sebagai pemilik pic up masih buronan. (dr)