SMA 9 Solsel Butuh Listrik

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

SMA 9 Solsel Butuh Listrik

Rabu, 04 September 2019
Satu satunya sekolah tingkat  SMA di Solok Selatan yang memakai genset, karena listrik PLN tidak ada.

Solsel, fajarsumbar.com - Sekolah Menengah Atas SMAN 9 Solok Selatan,yang berada di kaki perbukitan Luak Kapau Alam Pauh Duo,Kecamatan Pauh Suo,Solok Selatan,sekolah tersebut jarang dilalui oleh kendaraan baik roda dua, roda empat, karena letak sekolah yang dibangun sejak2011 lalu itu jauh dari pusat keramaian dan perkampungan.

Kini sekolah tersebut secara perlahan mulai menata wajah dan sistem pembelajaran, sekolah yang jauh dari hiruk pikuk itu telah memiliki siswa siswi lebih kurang 78 orang, dengan ruang belajar yang sudah memadai.

Termasuk tenaga pendidiknya sudah melengkapi semua jurusan,sarana prasaran sudah melengkapi pula, ada labor, ruang komputer, air bersih hingga WC lengkap.

Namun yang terkendala  saat ini, sekolah sudah lengkap, ruang sudah banyak, siswanya masih kurang. "Tahun ajaran baru saja, kami bisa hanya memiliki  10 siswa saja," sebut Kepala SMA 9 Solok Selatan Edi Nasri, Rabu (4/9).

Lebih lanjut Edi Nasri yang didampingi sejumlah guru sekolah tersebut menambahkan, menjadi kebutihan vital saat ini aliran listrik PLN.

Tahun 2019 ini sekolah SMAN 9 Solok Selatan mendapatkan bamtuan proyek pemasangan karingan listrik dari PLN,dan semua peralatan PLN seperti tiang listrik,kabel kabel.sudah datang keswkolah bahlan sudah dibongkar diareal sekolah.

Otomatis kami warga sekolah sangat bangga dan berbesar hati,bahwasanya sudah ada jaringan listrik PLN masuk kesekolah kita,namun beberapa hari setelah itu tidak ada saja lagi bahan bahan tersebut,dan tidak jadi dipasang disekolah ini,tentu timbul pertanyaan kami,kemana proyek ini dialihlan dan pihak sekolahpun sampai saat ini tidak mengetahui kemana barang itu dipindahkan.

Saat ini untuk proses belajar dan mengajar serta kegiatan kantor kami harus memakai genset kecil.

Bayangkan saja satu satunya sekolah tingkat SMA di Solok Selatan ini yang menggunakan Genset,intuk keperluan sekolah,"Jujur saja setiap ada pekerjaan memakai komputer kami harus beli bensin dan hidupkan genset."Katanya.

Salah seorang tokoh masyarakat setempat.Basri kepada Singgalang mengatakan,pihaknya memang mengetahui per.asalahn ini,namun pihaknya sangat menyayangkan pemenang tender itu tidak berkoordinasi dwngan warga dan pemuda setempat.

Sementara itu Kepala PLN Rayon Muaralabuh Adriano menjelaskan.Memang mg diakui adanya proyek pemasangan jaringan listrik kelokasi sekolah SMAN 9 Solok Selatan,namun saat pelaksanaan pekerjaan ada kendala dengan izin pendirian tiang dan dengan tokoh pemuda setempat.

Dan kami juga sudah minta solusi dengan pihak jorong dan pihak sekolah tidak ada solusinya,karena itu paket tersebut dialihkan ke Lubuk Gadang karena terkait waktu pelaksanaannya sudah mepet. (hendrivon)