Tabrakan 20 Kendaraan, 8 Orang Tewas

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Tabrakan 20 Kendaraan, 8 Orang Tewas

Selasa, 03 September 2019
.

Bandung, fajarsumbar.com - Kecelakaan beruntun terjadi di Km 91 Tol Purbaleunyi (Cipularang) arah Jakarta, Senin (2/9). Delapan orang dinyatakan tewas.

Saksi mata, Beny, yang kendaraannya juga terlibat tabrakan beruntun, menceritakan detik-detik kecelakaan maut tersebut. Ia di dalam mobil dari arah Bandung menuju Jakarta.

Beny menyebut satu dump truk yang melaju menabrak mobil di sampingnya, lalu mobil itu yang tertabrak truk tersebut membentur kendaraannya. “Kita posisi sebelah kanan, lalu ada dump truk, enggak tahu blong atau bagaimana, menghantam mobil sebelah kiri,” kata Beny di tempat kejadian.

Mobil tersebut hilang. “Mobil sebelah kiri itu menghantam mobil saya,” ucap Beny dikutip detikcom.

Tabrakan beruntun tak terhindarkan. Mobil dikendarai Beny rusak . “Rusak bagian belakang dan samping kanan ini,” ucap Beny.

Saksi lain yang juga korban dalam kecelakaan itu bernama Dwi Reza (35) menceritakan, kejadiannya sangat mengerikan. Mobil ditumpangi wanita itu terlempar melewati pembatas jalan. Warga Semarang itu selamat. Ia segera keluar dari mobil silvernya, meski dalam keadaan terguncang.

“Saat itu saya baru saja selesai mengisi saldo e-toll di rest area, setelah keluar , saya mendengar ada suara keras dari belakang. Keadaan sebelum tabrakan lumayan padat,” ujar Dwi di IGD RS MH Thamrin, Purwakarta.

Sejurus kemudian, ujar Dwi, truk bermuatan pasir yang diduga melaju kencang terguling dari arah belakang dan menyeret sejumlah kendaraan yang berada di depannya, termasuk mobil yang dikendarai Dwi.

“Keadaan saat itu mengerikan, saya melihat mobil terguling dan ada mobil yang terbakar. Ketika itu saya dalam keadaan hidup dan mati,” ujarnya yang awalnya hendak menuju Jakarta dari Bandung.

Ia pun segera dievakuasi oleh pekerja proyek yang berada di badan jalan, tak lama kemudian tim medis datang menjemput. “Alhamdulillah masih diberi keselamatan, saat kejadian saya sendiri di dalam mobil,” kata Dwi.

Hingga berita ini ditulis, 24 korban yang selamat, termasuk Dwi, dirawat di RS MH Thamrin. Sedangkan delapan orang yang meninggal belum diketahui identitasnya.


.

Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius menjelaskan kecelakaan beruntun ini melibatkan sejumlah kendaraan. “Ada 20 kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun,” ujar Matrius melalui sambungan telepon.

“Sembilan orang meninggal dunia, 8 luka-luka,” kata Kapolres Purwakarta, AKBP Matrius kepada wartawan, Senin (2/9). Pada pukul 16.40 WIB, polisi memperbarui informasi bahwa jumlah korban meninggal sebanyak 8 orang.

Dari jumlah sebanyak itu, empat korban di antaranya meninggal karena terbakar. Sementara yang lainnya akibat benturan. “Empat orang terbakar,” ujarnya.

Belum diketahui penyebab pasti kecelakaan melibatkan banyak kendaraan tersebut. Namun Kapolda Jabar menyatakan kecelakaan ini diawali truk terguling yang menyerempet kendaraan lain.

Dari 20 kendaraan yang terlibat kecelakaan beruntun mematikan di Cipularang itu, 11 di antaranya adalah mobil pribadi. Berdasarkan data yang diperoleh dari Polres Purwakarta, detailnya 7 truk, 11 kendaraan pribadi dan 2 bus. (*)