Padang Panjang Sukses Laksanakan Kemah Budaya Nasional X

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Padang Panjang Sukses Laksanakan Kemah Budaya Nasional X

Selasa, 03 September 2019
Walikota Fadly Amran memberikan sambutan pada pembukaan KBN X

PADANG PANJANG - Kemah Budaya Nasional (KBN) X tahun 2019 telah usai, sebagai tuan rumah Kota Padang Panjang patut bangga karena terbilang sukses menggelar ajang pendidikan pembentukan dan penguatan karakter budaya bagi milenial tingkat nasional itu.

KBN X di Padang Panjang di gelar mulai 26 Agustus s/d 31 Agustus di Minang Fantasy Mifan diikuti oleh Pramuka Penggalang dari 34 provinsi se Indonesia dan dibuka oleh Dirjen Kebudayaan Kementrian Pendidikan Hilmar Farid.

Walikota Fadly Amran menerima Sertifikat MURI

Hadir dalam pembukaan Walikota dan wakil walikota Padang Panjang Fadly Amran dan Asrul,Wakil Gubernur Papua Barat  Mohamad Lakotani,Waka Kwranas Bidang Bina Muda Supriyadi,dan Direktur Sejarah,Triana dan Asisten III Bagian Administrasi Umum dan Kesra Pemprov Sumbar Nasir Ahmad

Diawali dengan doa dipimpin lansung Walikota Fadly Amran atas musibah yang terjadi ketika gladi resik dilanjutkan dengan pembukaan oleh Dirjen Kebudayaan, Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan RI Hilmar Farid, Senin (26/8) di lapangan Khatib Soelaiman ditandai dengan pemukulan talempong secara bersama.

Pemukulan Talempong tanda di mulainya KBN

Hilmar Farid mengingatkan bahwa KBN yang sudah digelar sebanyak 10 (sepuluh) kali ini, membuktikan betapa besar harapan akan peran penting generasi muda untuk membawa bangsa ini melangkah ke depan.Sehingga Pramuka menjadi wahana yang penting untuk mencetak generasi muda berkualitas tersebut melalui berbagai bentuk kegiatannya. 

Pada kesempatan tersebut, Hilmar farid juga mengucapkan bela sungkawa kepada keluarga almarhumah Rara (12 tahun), salah satu penari yang menjadi korban jatuhnya tiang sound system pada saat Gladi Resik pembukaan kemarin.

Tari kolosal pembukaan

Waka Bina Muda Supriyadi  menambahkan gerakan kemah budaya ini bertujuan untuk menanamkankan dan menumbuhkan kembangkan nilai-nilai sejarah dari budaya bangsa kepada pramuka penggalang agar menjadi generasi muda yang mandiri terampil dan bertanggung jawab.

"Ini merupakan suatu perwujudan bahwa gerakan pramuka dapat melahirkan dan melestarikan cagar budaya seluruh Indonesia," ujar Waka Bina Muda Supriyadi 

Sementara itu, Gubernur Sumatera Barat yang diwakili Asisten III Bagian Administrasi Umum dan Kesra Nasir Ahmad mengatakan kemah budaya menjadi ajang untuk mempemersatukan generasi muda sekaligus menjadi wadah untuk memperkenalkan keragaman dan potensi budaya di seluruh Indonesia.

Atraksi kesenian tradisional pada Karnaval Budaya KBN X dan Pawai Alegoris

Disisi lain, Walikota Padang Panjang Fadly Amran, Datuak Paduko Malano mengucapkan selamat datang di Kota Padang Panjang semoga selama kegiatan berlangsung nantinya menjadi kesan yang mendalam dan kenangan terindah bagi para peserta.

Atas nama pemerintah kota dan masyarakat Padang Panjang , Walikota Fadly Amran Dt Paduko Malano tentu tak henti-hentinya mengucapkan bela sungkawa atas musibah yeng menimpa Rara Rizkiyatul Hanif (siswa SDN 03 Gumala) 

Kemudian Fadly Amran, BBA Datuak Paduko Malano mengucapkan selamat datang di Kota Padang Panjang semoga selama kegiatan berlangsung nantinya menjadi kesan yang mendalam dan kenangan terindah bagi para peserta.





Kemudian para peserta dan undangan serta masyarakat  pengunjung disuguhi dengan lenggang lenggok penari dengan mengenakan pakaian warna warni menarikan tari tradisionil tari piring bersama membuat para undangan dan peserta yang menyaksikan berdecak kagum.

Tidak ada salahnya Museum Rekor Indonesia ( MURI ) menganugrahi sertifikat bagi Pemko Padang Panjang karena melibatkan 2200 pelajar dari tingkat SLTA hingga TK se kota Padang Panjang  menari tari piring kolosal itu memecahkan rekor MURI dengan jumlah penari terbanyak sepanjang tahun 2019 ini.

Lebih membanggakan lagi, Walikota Fadly Amran mempersembahkan sertifikat MURI itu bagi almarhumah Rara Rizkyatul Hanif, siswi SDN 3 Gumala korban  tertimpa rigging line array roboh ketika gladi resik tarian piring kolosal untuk acara pembukaan KBN digelar.

Berbagai rangkaian acara yang telah dijadwalkan panitia pelaksana yang harus diikuti oleh para peserta KBN dilalui dengan senang hati, selain kewajiban sebagai peserta namun lebih kepada keinginan untuk menampilkan budaya dari masing-masing daerah.

Diantaranya Napak Tilas Kesejarahan mengunjungi tempat-tempat bersejarah di Kota Padang Panjang, panggung seni, game Penguatan Pendidikan Karakter dan Lomba Kuliner melambangkan persaudaraan melalui permainan tradisional masing - masing daerah peserta.

Walikota Fadly Amran menerima Sertifikat MURI.

Game tersebut diakhiri dengan masing-masing peserta mengibarkan bendera merah putih sambil membentangkan spanduk bertuliskan NKRI Harga Mati. Itu menunjukkan agar semua peserta semakin cinta dan wajib menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Bersatu bersama tak mengenal perbedaan melalui seni budaya. Mengikuti kegiatan KBN X di Padang Panjang, kita dapat melihat semangat, keterampilan dan kemampuan para generasi muda melalui kegiatan Pramuka," ujar Fadly Amran didampingi Wawako Asrul.

Lebih meriah lagi ketika Pawai Budaya Nasional yang digelar bersamaan Pawai Alegoris peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-74, masing - masing peserta memamerkan pakaian adat daerahnya serta menampilkan tarian tradisional didepan panggung kehormatan.

.


Kegiatan  KBN ke X berakhir dengan pelaksanaan renungan dan api unggun oleh para peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia di Bumi Perkemahan Mifan Water Park Kota Padang Panjang, Jum’at 30 Agustus 2019.

“Kami berharap para peserta dari 34 Provinsi se-Indonesia mendapatkan pengalaman, kisah dan kesan yang menarik selama berada di Padang Panjang dan kisah itu bisa dibagi nantinya kepada teman dan sanak saudara di daerah masing-masing,” harap walikota Fadly Amran pada acara penutupan.

Selain itu, Fadly Amran Dt Paduko Malano juga mengatakan bahwa, Padang Panjang bangga menjadi pelaksana kegiatan ini, semoga kedepannya berkesempatan lagi bisa menjadi tuan rumah dan pelaksana event-event tingkat nasional lainnya.

Fadly Amran, juga mengingatkan kepada seluruh penggalang untuk tidak berpuas diri, jadikan pengalaman ini sebagai motivasi bagi adik-adik semua untuk terus berkreasi dan berupaya menggapai prestasi untuk kemajuan kebudayaan di daerah masing-masing.

Begitu juga Menteri Pendidikan dan Kebudayaan RI yang diwakili oleh Kasubdit Pemanfaatan Sejarah Edy Suwardi mengatakan apresiasi Padang Panjang sebagai tuan rumah dan seluruh penggalang yang tetap bersemangat mengikuti kemah.(adv)