Balai Bahasa Sumbar Beri Penyuluhan Bahasa Indonesia

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Balai Bahasa Sumbar Beri Penyuluhan Bahasa Indonesia

Rabu, 16 Oktober 2019











Tanah Datar, fajarsumbar.com-Balai Bahasa Provinsi Sumatra Barat bekerja sama dengan Dinas Kominfo Kabupaten Tanah Datar melaksanakan Penyuluhan Bahasa Indonesia Media Luar Ruang selama 3 hari, 15 s.d. 17 Oktober 2019 yang bertempat di Aula Eksekutif Kantor Bupati.
Kepala Balai Bahasa Provinsi Sumatera Barat yang diwakili Dr. Eva Krisna mengatakan kegiatan ini dilandasi semangat mengimplementasikan UU 24/2009 tentang Bendera, Bahasa dan Lambang Negara yang juga sudah diperkuat dengan Perpres.
“Sebagai institusi yang mempunyai tugas melaksanakan pembinaan, pengembangan dan pemasyarakatan bahasa Indonesia, Balai Bahasa ingin masyarakat bisa berbahasa yang baik dan benar sesuai kaidah,” ucap Eva.
Disampaikan Eva, untuk mencapai tujuan tersebut Balai Bahasa melaksanakan beberapa kegiatan untuk beberapa segmen seperti media massa, media luar ruang, tenaga profesional, literasi dan badan publik.
“Bahasa Indonesia tentunya mengalami perkembangan dari waktu ke waktu sehingga perlu disampaikan masyarakat bagaimana bisa berbahasa dengan baik dan benar,” sebut Eva lagi.
Kadis Kominfo Tanah Datar Abrar menyampaikan terima kasih atas penyelenggaraan penyuluhan bahasa Indonesia khususnya tema media luar ruang.
“Pemerintah daerah menyambut baik kegiatan ini dan berharap bisa berkelanjutan mengingat begitu penting dan bermanfaat terutama bagi aparatur bisa berbahasa lisan maupun tulisan dengan baik dan benar,” jelasnya lagi.
Abrar jelaskan Bahasa Indonesia adalah bahasa negara sebagai jati dirI, identitas bangsa Indonesia, pemersatu dan sarana komunikasi.
“Diawali dengan Sumpah Pemuda 28 Oktober 1928, tekad bangsa Indonesia menyatakan bahasa persatuan bahasa Indonesia serta juga telah dituangkan dalam UUD 1945 pasal 36 bahasa negara ialah bahasa Indonesia,” kata Abrar.
Terkait penggunaan bahasa Indonesia media luar ruang, Abrar berharap kesalahan-kesalahan penulisan bahasa Indonesia pada media luar ruang seperti baliho, spanduk, poster, videotron dan lainnya bisa diperbaiki.
“Kita berharap dengan penyuluhan ini, kesalahan-kesalahan yang kadang-kadang dianggap benar bisa diperbaiki sesuai kaidah yang benar,” jelasnya.
Kegiatan ini diikuti humas instansi pemerintah dan pengusaha digital printing di kota Batusangkar dengan materi ejaan, kalimat, bentuk dan pilihan kata. (adek)