BPJS Akan Disatukan dengan Pajak Motor?

iklan halaman depan

BPJS Akan Disatukan dengan Pajak Motor?

Selasa, 29 Oktober 2019

 
BPJS (harianhaluan.com)

Jakarta, fajarsumbar.com - Informasi tentang penghentian layanan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan gratis bagi pelanggan yang memiliki kendaraan bermotor lebih dari satu tengah viral di media sosial Facebook.

Isu pemblokiran layanan BPJS Kesehatan itu telah beredar di Facebook sejak Selasa (22/10/2019) dan masih dibagikan sejumlah akun hingga Minggu sore.

Unggahan tersebut salah satunya berisi narasi yang menyatakan bahwa saat ini data pajak bumi dan bangunan (PBB) serta keanggotaan BPJS, telah dihubungkan dengan data kepemilikan dan pajak kendaraan bermotor dari Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (SAMSAT).

Dalam kiriman itu juga disebutkan bahwa pemilik mobil maupun kendaraan roda dua lebih dari satu yang terdata di SAMSAT, nantinya tidak akan lagi menerima layanan gratis dari BPJS Kesehatan.

Hal itu karena para pemilik kendaraan bermotor tersebut dianggap masuk pada golongan 'warga mampu', sementara layanan kesehatan gratis dari pemerintah nantinya akan disalurkan untuk 'warga miskin' saja.

Kepala Humas BPJS Kesehatan M Iqbal Anas Ma'ruf menyatakan unggahan informasi mengenai pemblokiran layanan kesehatan tersebut tidak benar, sebagaimana dilansir dari laporan Direktorat Pengendalian Aplikasi Informatika Kominfo, di Jakarta, Minggu sebagaimana dikutip pada harianhaluan.com.

Iqbal menjelaskan bahwa instansinya tidak pernah membuat pernyataan seperti yang dinarasikan dalam unggahan Facebook tersebut. (*)