Bukit Asam Targetkan Penjualan Batu Bara Capai 28,4 Juta Ton

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Bukit Asam Targetkan Penjualan Batu Bara Capai 28,4 Juta Ton

Senin, 28 Oktober 2019

 
(Liputan6.com)

Jakarta, fajarsumbar.com- PT Bukit Asam Tbk (PTBA) menargetkan jumlah angkutan pengiriman batu bara sepanjang 2019 mencapai 25,3 juta ton. Angka ini meningkat sekitar 12 persen dari realisasi angkutan kereta api sepanjang tahun 2018 yang hanya sebesar 22,7 juta ton.

"Tahun 2019 kinerja kita Insya Allah akan tetap baik. Yang lebih penting lagi, 2019 kita punya target yang bisa kita realisasikan, pertama dari sisi angkutan kita, kereta api dari sisi pemasaran," kata Direktur Utama PT Bukit Asam, Arviyan Arifin, saat ditemui di Jakarta, Senin (28/10/2019) sebagaimana dikutip pada Liputan6.com.

Dia mengatakan, untuk mendukung optimalisasi target angkutan batu bara, pihaknya sudah bekerjasama dengan PT Kereta Api Indonesia. Di mana, hingga akhir 2019 keduanya direncanakan akan menyelesaikan pengembangan proyek angkutan batu bara jalur kereta api Tanjung Enim-Kertapati dengan kapasitas 5 juta ton per tahun, beserta pengembangan fasilitas Dermaga Kertapati.

Untuk proyek angkutan kereta api arah Tanjung Enim Tarahan (Tarahan First Line) sendiri direncanakan akan terselesaikan pada tahun 2019 dengan kapasitas 20,3 juta ton per tahun. Kemudian untuk selanjutnya diharapkan bisa menjadi 25 juta ton per tahun pada 2020.

Di samping itu, untuk volume penjualan batu bara sepanjang 2019, Perseroan juga menargetkan peningkatan mencapai 28,4 juta ton. Jumlah itu terdiri dari penjualan batu bara domestik sebesar 13,7 juta ton dan penjualan batu bara ekspor sebesar 14,7 juta ton atau secara total sebesar 28,4 juta ton, meningkat 15 persen dari realisasi penjualan batu bara pada 201 8 sebesar 24,7 Juta ton.

"Peningkatan target penjualan ini ditopang oleh rencana penjualan ekspor untuk batu bara medium to high calorie ke premium market sebesar 3,8 juta ton," pungkasnya. (*)