Bupati Ali Mukhni Temui Anggota DPR RI untuk Pastikan Pembangunan Embarkasi Haji di Padang Pariaman

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Bupati Ali Mukhni Temui Anggota DPR RI untuk Pastikan Pembangunan Embarkasi Haji di Padang Pariaman

Rabu, 09 Oktober 2019
Bupati Ali Mukhni saat bersama anggota DPR RI asman Abnur di Jakarta Kemarin.

Padang Pariaman, fajarsumbar - Bupati Padang Pariaman, Ali Mukhni  bertolak ke Jakarta guna memastikan kelanjutan pembangunan Embarkasi Haji di Sungai Buluah Selatan, Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman

Keberangkatan ini memiliki tujuan yakni ingin memastikan bahwa  proposal permohonan kepada pihak Kementerian terkait di tingkat Pusat, untuk keperluan kelanjutan pembangunan Embarkasi Haji di Padang Pariaman.  

“Betul, saya membawa proposal permohonan kepada anggota DPR RI, yang juga merupakan putera Padang Pariaman, yaitu Pak Asman Abnur. Harapannya tentunya Pak Asman Abnur nantinya bisa memperjuangkannya, yaitu dengan menindaklanjutinya kepada Kementerian terkait di tingkat Pusat,” ujar Ali Mukhni, melalui kabag humas Andri Satria Masri.  Rabu (9/19).

Proposal itu, lanjut Ali Mukhni, berisi permohonan penambahan dana untuk kelanjutan pembangunan Embarkasi Haji di Sungai Buluah Selatan, Kabupaten Padangpariaman.

“Semoga saja dengan rampungnya pembangunan Embarkasi Haji tersebut ke depannya, maka niat dan harapan kita demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah akan bisa terwujud seperti harapan semua pihak,” harapnya

Ia menyebutkan jika saja tidak ada halangan, maka kehadiran Embarkasi Haji di Sungai Buluah Selatan, Kabupaten Padang Pariaman sudah bisa dimanfaatkan untuk pemberangkatan jamaah haji pada tahun 2021 mendatang. Doakan saja semoga semua bisa terwujud seperti diharapkan,” katanya.

Sementara itu, sebelumnya saat mengunjungi lokasi pembangunan Embarkasi Haji di Sungai Buluah Selatan baru-baru ini, Bupati Padang Pariaman menyatakan bahwa realisasi dana pembangunan asrama haji yang terletak di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman hingga kini telah mencapai Rp113 miliar dari Rp 800 miliar perkiraan anggaran yang dibutuhkan. 

"Dana tersebut terdiri dari tiga kali pencairan yaitu 2015, 2018, dan 2019," kata Bupati Padangpariaman Ali Mukhni, kemarin.

Kembali menambahkan tahun 2015 anggaran yang disediakan oleh pemerintah pusat senilai Rp100 miliar namun yang dapat direalisasikan hanya senilai Rp 45 miliar sehingga pembangunan baik kantor, asrama, ruang pertemuan, dan masjid terbengkalai.

 lanjutnya 2018 pembangunan asrama haji tersebut dilanjutkan dengan anggaran Rp48 miliar untuk pembangunan asrama. "Asrama sudah selesai, tahun ini dilanjutkan dengan pembangunan kantor dengan anggaran Rp20 miliar. Kantor tersebut saat ini memasuki proses pengecoran untuk lantai tiga dan akan selesai tahun ini," ujarnya.

Dikatakan, jika pemerintah pusat menganggarkan dana pada 2020 senilai Rp150 miliar maka 2021 asrama itu sudah dapat beroperasi melayani jamaah haji dari tiga provinsi. "Adapun provinsi tersebut yaitu Sumbar, Jambi, dan Bengkulu," terangnya

"Kita dari  Pemkab Padang Pariaman juga telah menganggarkan dana untuk asrama haji yang mana tahun ini pembangunan gerbang dan 2020 tugas kami itu selesai," ungkapnya mengakhiri.(heri)