Camat Pauh Duo Apresiasi Siswa SMPN 5 Solsel Meraih Juara I Tingkat Sumbar

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Camat Pauh Duo Apresiasi Siswa SMPN 5 Solsel Meraih Juara I Tingkat Sumbar

Selasa, 08 Oktober 2019
Camat Pauh Duo Bujang Basri, memberikan motifasi kepada sekolah dan siswa SMPN5 Solsel agar mempertahankan apa yang sudah diraih.saat menjafi Irup upacara disekolah tersebut.

Solsel, fajarsumbar.com - Siswa SMPN 5 Solok Selatan berhasil meraih juara I festival permainan anak nagari kategori permainan egrang/tengkak-tengkak (secara estafet dimainkan 4 orang) yang diselenggarakan Dinas Kebudayaan Propinsi Sumbar, beberapa hari yang lalu.

Sekolah ini langsung mendapat perhatian dari Camat Pauh Duo. Camat Pauh Duo Bujang Basri langsung memimpin upacara di SMPN 5 Solsel itu.

Camat dalam amanatnya selaku Irup ucapara mengatakan, prestasi tingkat provinsi yang sudah diraih oleh sekolah ini merupakan sebuah sejarah baru yang diperoleh karena prestasi itu tidak bisa dapat begitu saja tanpa adanya kemauan,keseragaman,kepedulian termasuk para siswa.

Dan lagi lomba yang digelar itu merupakan permainan yang sudah lama terpendam.

Sekarang siswa SMPN 5 Solok Selatan mampu membangkitkan kembali tradisi kesenian kita yang hampir punah ini,berharap prestasi ini agar dipertahankan.

Selanjutnya, tim Solsel tersebut berhak mewakili Sumbar ke lomba tingkat nasional yang akan diselenggarakan pada tanggal 10 Oktober 2019 mendatang di Jakarta.

Tim yang mendapatkan juara tersebut berasal dari pelajar SMP 5 Pakan Salasa, Pauh Duo, yang sebelumnya telah dilatih di sekolah oleh pelatih dari Dinas Pariwisata.

Kabid kebudayaan Dinas Pariwisata Solok Selatan, Desrial, didampingi Kasi Pengelolaan dan Pengembangan Budaya, Darmansyah, mengatakan bahwa tim yang mendapatkan juara tersebut berasal dari pelajar SMP 5 Pakan Salasa, Pauh Duo, yang sebelumnya telah dilatih di sekolah tersebut.

Tidak hanya akan berlomba pada kategori Egrang, Tim Sumbar yang diwakili oleh Solsel tersebut juga akan berlomba pada jenis permainan lain.

Para pemain terdiri dari Divo Yuliawan, Gus Asril, Ari Yanto Saputra, serta Rindo desriyansa, dengan pelatih Piki.

"Anak-anak kita juga akan berlaga untuk kategori permainan lain, seperti terompah panjang, gasing, sumpit, serta permainan galah," terang Desrial.
Desrial yang akrab dipanggil Pak De tersebut juga menyampaikan terima kasihnya atas dukungan yang telah diberikan oleh pihak sekolah dari SMPN 5 Solok Selatan (Pakan Salasa) serta pihak-pihak di sekolah tersebut yang telah melatih tim.

Ia mengatakan bahwa tujuan dari kegiatan lomba tersebut adalah untuk kembali menghidupkan serta melestarikan permainan tradisional yang sudah mulai jarang dimainkan oleh anak-anak zaman sekarang, juga untuk menanamkan nilai-nilai yang terkandung pada setiap permainan tradisional tersebut seperti kerja sama tim/kelompok, nilai-nilai sportivitas, menghargai sesama, kedisiplinan, kebersamaan, dan sebagainya.

Untuk kesiapan menuju lomba di Jakarta pada 10 Oktober mendatang, menurutnya pihak propinsi dan juga kabupaten akan mengintensifkan latihan agar mendapatkan hasil yang maksimal nantinya,"Ucap Bujang Basri. (hendrivon)