Empat Pelaku Ganjal ATM di Amankan di Mapolresta Solok

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Empat Pelaku Ganjal ATM di Amankan di Mapolresta Solok

Jumat, 04 Oktober 2019
.

Kota Solok. Fajarsumbar.com - Satuan Reskrim Polres Solok Kota menangkap empat pelaku pencurian dengan modus mengganjal mesin ATM sebuah bank di Kota Solok, Rabu (2/10/2019).

Keempat pelaku yakni ER 29 tahun, EP(24)  CH (24) dan DK (29) ditangkap usai menguras uang milik korban.

Penangkapan tersangka  berdasarkan laporan polisi nomor : LP/254/B/X/2019 Polres Solok Kota.tanggal 02 Oktober 2019.  Keempat tersangka ditangkap di Rumah makan Lintas Sumatera di samping Hotel Jaya Karta, Kabupaten Tanah Datar.  Ke empat tersangka tersebut merupakan warga Desa Belambangan, Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.

Kapolres Solok Kota AKBP Ferry Suwandi, SIK Melalui Kasat Reskrim IPTU Defrianto, SH ketika di hubungi wartawan fajarsumbar.com, Kamis (03/10) Membenarkan kejadian tersebut.

Bertempat di ATM Bank Mandiri yang berada di Kelurahan PPA Kecamatan Tanjung Harapan Kota Solok, Korban menggunakan mesin ATM Bank Mandiri. Setelah kartu ATM korban masuk ke mesin ATM, korban tidak bisa melakukan transaksi. Selanjutnya ada satu orang laki-laki yang tidak diketahui korban yang pada saat itu berada di dalam ruang ATM, diminta untuk segera menghubungi nomor call center yang tertera di mesin ATM tersebut.

Sesudah terhubung dengan operator, maka korban  dapat mengambil nomor ATM dan sisa kartu ATM korban tidak dapat dikeluarkan dari mesin ATM karena sebelumnya tersangka telah mengganjal kotak ATM dengan lem.

Selanjutnya korban pergi melapor ke Kantor Bank Mandiri, tersangka mengambil ATM dengan menggunakan obeng untuk mengambil kartu ATM dan menarik uang korban dengan mengunakan kartu tersebut di ATM tersebut.

Disaat melaporkan peristiwa tersebut ke kantor Bank Mandiri Cabang Solok, pelapor baru mengetahui saldo yang ada di rekeningnya telah berkurang sebesar Rp.900.000. 

Kemudian  Sat Reskrim Polres Solok Kota menyita dari tersangka  barang bukti berupa uang tunai Rp900 ribu, 1 buah lem china, 15 lembar stiker call center BRI, 10 lembar stiker call center BNI, 5 lembar stiker call center BNI, 5 lembar stiker Tips keamanan ATM bersama , 1 buah obeng, 2 unit Sepeda motor, dan 2 unit telepon genggam
Keempat Tersangka dijerat dengan Pasal 363 Pasal 55 Jo Pasal 56 KUHP, hukuman penjara maksimum 7 tahun." (bayu)