Lagi, 50 Perantau Minang di Wamena Diberangkatkan ke Kampung Halaman

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan

Lagi, 50 Perantau Minang di Wamena Diberangkatkan ke Kampung Halaman

Kamis, 03 Oktober 2019
Mayor Inf  Jhoni Nofriady foto bersama dengan warga Minang korban kerusuhan Wamena, Papua  sebelum mereka berangkat dengan Hercules. (ist)

Jayapura, fajarsumbar.com
- Sehari setelah pemberangkatan perantau Minang korban kerusuhan Wamena, Papua dengan kapal, Rabu (2/10/2019) kembali diberangkatkan 50 orang lagi ke kampung halaman. 


Gelombang kedua ini berangkat dengan Hercules C 130/A-1320  dari Lanud Silas Papare menuju Halim Perdanakusuma, Jakarta.

Kasi Ops Korem 172/Praja Wira Yakhthi, Mayor Inf. Jhoni Nofriady mengatakan, Hercules berangkat pukul 11.30 WIT menuju ke Timika dengan jarak tempuh sekitar tiga hingga empat jam. Kemudian, pesawat melanjutkan perjalanan ke Ambon dan menginap di sana.

Pada Kamis (3/10/2019), pesawat Hercules itu melanjutkan penerbangan ke Makasar, terus ke Semarang dan tiba sekitar pukul 16.00 WIB di Halim Perdanakusuma, Jakarta. 

“Kita berharap, penerbangan mereka selamat sampai tujuan. Kepada saudara-saudara kita Ikatan Keluarga Minang di tempat persinggahan Hercules dapat memberikan bantuan, karena dukungan dari para dunsanak sangat mereka butuhkan,” harapnya.

Dari Jakarta, mereka menurut Jhoni akan melanjutkan perjalanan dengan bus ke kampung halaman masing-masing.

Jumlah warga Minang yang berada di pengungsian di Sentani, Jayapura menurut Mayor Inf Jhoni sampai Rabu masih mencapai 228 orang. Mereka tersebar di berbagai posko yang ada di daerah itu. Jumlah tersebut belum termasuk pengungsi yang bertahan di Wamena dengan jumlah sekitar 500 orang. (yura)