Pemerintah dan Bukalapak Kembangkan UMKM Berbasis Pesantren -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Pemerintah dan Bukalapak Kembangkan UMKM Berbasis Pesantren

Jumat, 25 Oktober 2019
(Liputan6.com)

Jakarta, fajarsumbar.com - Kedeputian Bidang Restrukturisasi Usaha Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KUKM), Direktorat Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama, dan PT Bukalapak.com menandatangani Nota Kesepahaman tentang Peningkatan Kapasitas Kewirausahaan Digital Terintegrasi bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) Berbasis Pesantren.

Deputi Bidang Koordinasi Ekonomi Kreatif, Kewirausahaan, dan Daya Saing (KUKM) Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian, Rudy Salahuddin yang turut menyaksikan penandatangan ini menyampaikan, nota kesepahaman ini merupakan bagian dari program kemitraan ekonomi umat yang dikoordinasikan melalui Kemenko Perekonomian sebagai perwujudan kebijakan pemerataan ekonomi.

Kegiatan yang dirancang sebagai pelaksanaan sinergi dan kolaborasi program antara pemerintah dan dunia usaha yang merupakan tindak lanjut implementasi dari rekomendasi Kongres Ekonomi Umat Majelis Ulama Indonesia pada tahun 2017.

“Ini juga merupakan rangkaian kegiatan dari momentum Hari Santri Nasional yang diperingati pada tanggal 22 Oktober lalu,” ujarnya di Kantor Kemenko Perekonomian, Jakarta, Jumat (25/10) sebagaimana dikutip pada Liputan6.com.

Dia menjelaskan, program ini juga bertujuan untuk membuka mindset kewirausahaan digital, mendorong UMKM berbasis komunitas pesantren untuk naik kelas melalui pemanfaatan marketplace, peningkatan kualitas produk, serta peningkatan akses pemasaran produk melalui marketplace.

Sebagai bagian dari rangkaian Program, akan diselenggarakan bimbingan teknis selama 2 (dua) hari yang dilanjutkan dengan pendampingan secara intensif. Adapun sasaran program ini mencakup ustad/ustazah/guru/tenaga pendidik, pengelola unit usaha pesantren, alumni dan komunitas pesantren, terutama yang telah memiliki usaha dan produk jadi namun masih memerlukan peningkatan kualitas dan pemasaran.

“Potensi ekonomi digital di Indonesia yang sedang berkembang pesat merupakan peluang yang penting untuk dimanfaatkan guna memajukan kesejahteraan masyarakat luas termasuk UMKM berbasis pesantren,” kata Rudy. (*)