Penanggulangan Bencana, Kewajiban Bersama

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Penanggulangan Bencana, Kewajiban Bersama

Senin, 14 Oktober 2019
.

Sawahlunto, fajarsumbar.com  - Dengan adanya kepedulian Pemerintah Desa dalam menyediakan Dana Desa untuk penanggulangan bencana, akan meringankan beban Pemerintahan Kota. 

Penanggulangan bencana sudah menjadi urusan wajib pemerintah pada masyarakat. Sehingga diharapkan kepada masyarakat, pemerintah, pengusaha, Alim Ulama dan Cadiak Pandai bahu membahu dalam menanggulangi masalah kebencanaan ini.

Hal ini disampaikan Kepala Bidang Pencegahan Kesiapsiagaan, Kedaruratan dan logistik (PKKL) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sawahlunto Arfizon kepada awak media di ruangannya, Senin (14/10/2019).

Ia berharap masing-masing Desa bisa menganggarkan Dana Desa untuk penanggulangan bencana di Desa. Kota Sawahlunto sangat rawan dengan berbagai bencana, seperti tanah lonsor, puting beliung, banjir, gempa dan bencana lainnya.

"Penanggulangan bencana menjadi kewajiban bersama, bukan hanya beban Badan Penanggulan Bencana Daerah (BPBD) saja, hal ini tidak bisa ditawar-tawar", ujarnya.

Ditempat yang sama, Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan (PK) BPBD Kota Sawahlunto Dedi Satria mengungkapkan untuk meningkatkan kemampuan individu dan kelompok masyarakat dari unsur Badan Permusyawaratan Desa (BPD), ia menyebutkan telah memberikan pelatihan kepada Peserta sebanyak 40 orang dari 27 Desa yang ada di Kota Sawahlunto, Jumat lalu di kantor PKK Sawahlunto.

"Kita berharap para peserta pelatihan telah memiliki ilmu pengetahuan tentang penanggulangan bencana serta penganggarannya dalam Dana Desa. Penanggulangan bencana bukan pada saat bencana alam saja, pembangunan Riol, Reboisasi juga termasuk pencegahan bencana", tandasnya. (Ton)