Polres Sawahlunto Ungkap Tiga Kasus Curat Dalam Operasi Sikat

Iklan Semua Halaman


iklan halaman depan

Polres Sawahlunto Ungkap Tiga Kasus Curat Dalam Operasi Sikat

Sabtu, 19 Oktober 2019
Kapolres Sawahlunto AKBP Junaidi Nur memberi keterangan pada wartawan, Sabtu (19/10/2019). (anton/fajarsumbar.com)

Sawahlunto, fajarsumbar.com - Operasi Sikat yang digelar Polresta Sawahlunto dari tanggal 5-18 Oktober 2019 berhasil mengungkap tiga kasus pencurian dengan pemberatan (Curat).

AKBP Junaidi Nur selaku Kapolres Sawahlunto mengatakan saat Press Release di ruang Rupatama, Sabtu (19/10/2019). Operasi Sikat difokuskan untuk kasus pencurian dengan pemberatan (Curat) dan pencurian dengan kekerasan (Curas). Dalam tiga kasus tersebut diamankan tersangka tiga orang di lokasi yang berbeda.

"Tersangka yang pertama diamankan pada (12/10/2019) lalu, tersangka bernama Febi (25) dalam kasus pencurian monitor dan kontroler alat berat pada pertengahan tahun 2016 bersama tiga rekannya. Dua diantaranya sudah dijatuhi vonis dan menjalani hukumannya, sementara satu lagi masih daftar pencarian orang (DPO)," ucapnya.

Lebih lanjut Kapolres menyebutkan, Tersangka kedua diamankan Alfudin (21) pada 14/10/2019, ia diamankan Tim Opsnal Satreskrim Polres Sawahlunto saat akan melakukan pencurian di sebuah ruko di Dusun Guguk Sumbayang, Desa Kolok Nan Tuo, Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

"Pelaku menerangkan tujuannya masuk ke dalam ruko untuk mencuri. Ini merupakan aksi kedua yang sebelumnya dilakukan pada awal tahun dengan cara yang sama," ujarnya.

Kasus ketiga yang diungkap yakni pada 18/10/2019 dengan tersangka Sofik Sumarno (43) dengan tempat kejadian perkara (TKP) di Dusun Simpang, Desa Kolok Nan Tuo Kecamatan Barangin, Kota Sawahlunto.

"Penangkapannya berawal dari Tim Patroli yang curiga dengan gerak-gerik pelaku di TKP, mengetahui tim mendatanginya pelaku segera lari dengan meninggalkan sepeda motor miliknya, dari identitas sepeda motor inilah dapat diketahui identitasnya dan diamankan," imbuhnya menjelaskan didepan awak media.

"Tidak sampai disana, dilakukan juga pengecekan di TKP, ternyata ada seorang warga yang mengalami kerugian puluhan besi pancang dan besi ulir. Ini menjadi bukti kuat bagi kami untuk mengamankannya," pungkasnya.(ton)