Program Keserasian Sosial, Kemensos Kucurkan Dana Rp150 Juta ke Kel. Bungo Pasang, Padang

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Program Keserasian Sosial, Kemensos Kucurkan Dana Rp150 Juta ke Kel. Bungo Pasang, Padang

Senin, 07 Oktober 2019
Foto bersama di depan balai pemuda dan Sanggar Suntiang Rangrantau di Komplek Perumahan Citra Bungo Pasang, RT 4, RW 01, Sungai Taruang yang sedang dikerjakan.

Padang, fajarsumbar.com Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah, Kota Padang memperoleh dana program keserasian sosial yang diinisiasi Kementerian Sosial (Kemensos) RI. Dana tersebut dipergunakan untuk pembangunan balai pemuda dan pendirian Sanggar Suntiang Rangrantau di Komplek Perumahan Citra Bungo Pasang, RT 4, RW 01, Sungai Taruang.

Balai pemuda dan Sanggar Suntiang Rangrantau memanfaatkan tanah fasum seluas 2.300 meter. Sementara untuk bangunan balai pemuda berukuran 9 x 6 meter. Jika selesai nantinya, bangunannya akan dipergunakan untuk bermacam kegiatan yang bersifat positif. 

"Warga Kelurahan Bungo Pasang ini harus bersyukur, sebab dari 104 kelurahan yang ada di Kota Padang, tiga di antaranya memperoleh dana program keserasian sosial dari Kemensos RI pada tahun 2019 ini," ujar Kepala Dinas Sosial Kota Padang yang diwakili Sekretaris Yoserizal, Senin (7/10).

Menurut, Yoserizal pada dialog tematik I dengan tema, mencegah dan mendekteksi dini konflik sosial yang akan terjadi di tengah masyarakat di Mushalla Babussalam, Bungo Pasang tersebut, pemerintah tiap tahun mengucurkan dana dari APBN untuk program keserasian sosial buat kelurahan dan desa.

Ia menjelaskan, bantuan uang tunai dari Kemensos RI itu langsung diterima Forum Keserasian Sosial Kelurahan dana itu dikucurkan langsung ke rekening forum. Untuk setiap kelurahan memperoleh Rp150 juta yang dibagi untuk fisik dan non fisik. Untuk fisik dikucurkan Rp100 juta sedangkan non fisik Rp50 juta. 

"Saya berharap kepada semua warga mari bersama-sama mengawasi penggunaan dana ini, sebab dana APBN tersebut penggunaannya harus tepat sasaran, jangan disalahgunakan pula, sebab bisa berbuntut ke ranah hukum nantinya," ujarnya wanti-wanti.

Selain itu ia juga berharap kepada masyarakat agar tidak pula berfikir yang bukan-bukan soal anggaran itu. Bantuan yang bersumber dari APBN ini tidak mengalokasikan ongkos kerja pada setiap item yang dikerjakan.  "Dana Rp150 juta yang dikucurkan bertahap ke rekening forum keserasian kelurahan itu hanya bersifat pancingan, diharapkan bisa menghasilkan swadaya masyarakat lebih besar lagi dari dana awal," tambahnya.

Disebutkan, Padang sendiri pada 2019 ada tiga kelurahah yang memperoleh. Selain Kelurahan Bungo Pasang, Kecamatan Koto Tangah juga diperoleh Kelurahan Piai Tanah Sirah Nan XX, Kecamatan Lubuk Begalung dan Kelurahan Parupuak Tabiang.

Program pemerintah itu dimaksudkan, untuk menciptakan suatu tatanan kehidupan sosial yang serasi dan harmonis dilandasi nilai dasar kebersamaan. "Bantuan yang diberikan ini supaya  kebiasaan gotong royong tetap terjaga," tambahnya.


Foto bersama seusai dialog tematik I di Mushalla Babussalam, Kelurahan Bungo Pasang, Padang, Senin (7/10/2019).

Sementara itu, camat yang diwakili Kasi Perizinan dan Pendapatan, Kecamatan Koto Tangah, Nurdarpen juga mengingatkan kepada pengelola dana agar menggunakan sesuai peruntukkannya. Sebab dana dari APBN tersebut harus dipertanggungjawabkan penggunaannya. 

"Saya ingatkan kepada semua warga agar pergunakan dana dari Kemensos ini sebagaimana mestinya, manfaatkannya sesuai dengan juklak dan juknis, jika tidak, akan menjadi persoalan hukum di kemudian hari nantinya," pesannya.

Selain itu ia juga mengucapkan terima kasih kepada Dinas Sosial Kota Padang yang telah menyalurkan dana program keserasian sosial ke Kelurahan Bungo Pasang. "Saya berharap pada Dinas Sosial Padang ke depan agar Kelurahan Bungo Pasang ini juga memperoleh dana program dari kementerian lainnya," harapnya.

Sementara itu, Ketua Forum Keserasian Sosial Sungai Taruang, Kelurahan Bungo Pasang, Helfarianto juga mengucapkan terima kasih kepada Pemko Padang melalui Dinas Sosial yang telah memfasilitasi terlaksananya program keserasian sosial di kelurahan tersebut.

Menurutnya dananya itu dimanfaatkan untuk pembangunan balai pemuda dan pendirian Sanggar Suntiang Rangrantau. Jika bangunan itu selesai, akan dimanfaatkan untuk tempat pertemuan warga, juga untuk tempat berbagai kegiatan positif lainnya. 

Tanah fasum yang dimanfaatkan seluas 2.300 meter tersebut, menurut rencana juga akan dimanfaatkan untuk lapangan futsal, tempat basilek dan lokasi sarana olahraga lainnya.  "Para pemuda ini kita ajak berbuat kegiatan positif, agar mereka bisa terhindar dari berbagai pengaruh negatif lainnya, salah satunya narkoba," tambah Helfarianto.

Pada kegiatan itu juga dihadiri Lurah Bungo Pasang, Lurah Bungo Pasang Patria Aprialdi, Pendamping Forum Keserasian Sosial Padang Yudi AW, Babinsa, Babinkamtibmas, ketua RT/RW, pemuda/i, bundo kanduang, majelis taklim, dan para undangan lainnya. (ab)