Radikalisme Ancaman Serius Bagi Generasi Muda

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Radikalisme Ancaman Serius Bagi Generasi Muda

Selasa, 08 Oktober 2019
Kapolres Pessel, AKBP. Cepi Noval foto bersama dengan peserta seminar.

Pessel, fajarSumbar.com - Kepolisian Resor Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat mengungkapkan radikalisme kini menjadi amcaman serius bagi generasi muda di Indonesia. 

Kepala Kepolisian, AKBP. Cepi Noval, SI.k menyampaikan, saat ini terdapat beberapa cara dalam penyebaran paham radikalisme di Tanah Air seperti pengafiran orang lain. 

Tertutup, apolitik dan melalui doktrin sesat. "Sasarannya generasi muda," ungkapnya saat seminar Penanggulangan Radikalisme dan Terorisme bertema 'Peran Dunia Pendidikan Memutuskan mata rantai radikalisme dan terorisme' di Painan, Senin (8/19).

Hadir sebagai pembicara, Ketua Forum Koordinasi Penanggulangan Terorisme Sumbar, Za' im Rais, MA. Kasat Bimas AKP. Gusfrianto.

Kapolsek IV Jurai AKP. Raplen, Kasat Intel Polres Pessel AKP. Zukri Ilham dan ratusan mahasiswa Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) MA Bayang. 

Saat ini, pihak Kepolisian di Pesisir Selatan aktif melakulan upaya pencegahan (preventif) bagi mereka yang belum terlibat dalam menangkal ancaman radikalisme. 

Selain itu, juga melakukan upaya kuratif. Artinya, memberikan pemahaman tentang bahaya dan dampak radikalisme. Memberikan pemahaman tentang ajaran agama yang benar.

Menguatkan toleransi, perdamaian dan nilai-nilai nasionalisme. "Itu tentu bagi mereka yang kami nilai telah terlibat dan terpengaruh paham radikalisme," ujar mantan Kapolres Padangpanjang itu. 

Untuk itu, dirinya mengajak para generasi muda sebagai kelompok intelektual untuk bersama-sama memerangi ancaman serta bahaya radikalisme di tengah-tengah masyarakat.

Menanamkan semangat nasionalisme. Berfikir terbuka dan toleran. Mewaspada Provokasi dan hasutan. Berjejaring dalam komunitas positif dan perdamaian.

"Kita harus tetap dan menjalankan aktifitas keagamaan serta bertoleransi," tutupnya. (tsf)