Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Alam Pauh Duo, Solsel Resmi Dibuka, 12 Tim Ambil Bagian -->

IKLAN-TANAH

iklan halaman depan

Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Alam Pauh Duo, Solsel Resmi Dibuka, 12 Tim Ambil Bagian

Minggu, 20 Oktober 2019
Muklis S.St,anggota DPRD Solsel saat mrmbetikan motifasi kepada pemain SSB Alam Pauh Duo. (Hendrivon/fajarsumbar.com)

Solsel, Fajarsumbar.com - Turnamen Sepak Bola Karang Taruna Alam Pauh Duo, Kecamatan Pauh Duo, Solok Selatan berlangsung di lapangan sepak bola Pakan Selasa, Minggu (20/10) dan dibuka Asisten III, Kab. Solsel, Pidel Efendi.

Open turnamen ini juga dihadiri oleh anggota DPRD Solok Selatan Muklis.S.St, Camat Pauh Duo Bujang Basri, Wali Nagari Pauh Duo Zainal Abidin.

Ketua pelaksana kegiatan Wiwin Syahputra dalam laporannya menyampaikan, open turnamen tingkat SSB ini digelar tingkat provinsi kerja sama Karang Taruna Alam Pauh Duo dengan Nagari Pauh Duo, dengan memperebutkan hadiah puluhan juta rupiah.

Open turnamen ini dengan usia U 10 dan U 12 dilaksanakan selama satu hari penuh yang diikuti oleh 12 tim, terdiri dari enam daerah se Sumbar dengan sistim poin tertinggi, semua anggaran diambilkan dari dana dari Nagari Pauh Duo.

Camat Pauh Duo Bujang Basri pada kesempatan itu menyampaikan,selaku pihak kecamatan sangat mendukung penuh kegiatan karang taruna yermasuk open turnamen sepak bola.

Saya akui daerah Pauh Duo ini ditahun tahun sebelumnya banyak melahirkan bibit bibit persepak bolaan,hampir semua warga Pauh Duo ini hobi olah raga bola kaki,ke depan pihak kecamatan akan menggelar open ini setiap tahunya.

Ass III Fidel Effendi dalam arahanya mengatakan Pemda Solok Selatan sangat mendukung program yang dicetus oleh karang taruna terutama di bidang olah raga, dalam iven ini akan lahir nantinya bibit bobit yuang handal para bibit bibit itu dilaporan juga ke Koni Solok Selatan, untuk dilakukan pembinaan.

Sementara itu anggota DPRD Solok Selatan Muklis S.St dalam arahannya juga menyampaikan selaku perwakilan masyarakat di Eksekutif.Saya secara pribadi bangga dengan open turnamen sepak bola diusia 10 tahun dan 12 tahun (Usia Dini) inilah yang haris segera kita bangkitkan kembali.

Muklis yang juga mantan pemain Pastar ini sangat bangga melihat gerakan dari anak anak SSB yang ada di Solok Selatan ini, memang kalau mencari pemain itu harus dari usia dini SSB.

Melihat kenyataan ini pihak kami di DPRD akan membahas dan menganggarkan kegiatan kegiatan SSB di Solok Selatan ini.

Salah satu tujuan kegiatan persepak bolaan ditingkat usia dini ini adalah selain mencari bibit bibit handal, juga mengajak anak anak tidak lagi aktif dengan dunia elektronik seperti penggunaam HP diusia belia ini.

Kita akui teknologi elektronik media sosial sudah mengalakan segalannya,harapan kami baik kepada penggiat olah raga,orang tua agar selalu mengiatkan olah raga dan memgajak anaknya untuk masuk didunia olah raga.

Kita takutnya nanti setelahereka beranjak dewasa nanti akan.mudah terpengaruh,kecuali mereka telah dibekali dengan ilmu keolah ragaan.

Dan harapan kami juga tertuang kepada pemerhati dan pembina pembina olah raga termasuk sepak bola agar turun kebawah untuk memberikan motifasi dan penilaian,karena selama ini penilaian hanya berpihak ditingkat provinsi saja. (Hendrivon)