Walinagari Panyubarangan Kedepankan Pembangunan Ekonomi Kemasyarakatan

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Walinagari Panyubarangan Kedepankan Pembangunan Ekonomi Kemasyarakatan

Rabu, 09 Oktober 2019
Walinagari Panyubarangan, Suwanto

Dharmasraya, fajarsumbar.com - Nagari Panyubarangan, Kecamatan Timpeh, Kabupaten Dharmasraya, Provinsi Sumatera Barat menggeliat. Pasalnya nagari mayoritas dihuni warga ekstran tersebut, menampakan keseriusan dalam membangun ekonomi kemasyarakatan.

Mulai dari pembukaan jalan baru usaha tani, hingga rigit beton. Tentunya hal ini tidak lepas atas kepiawaian dari Suwanto,  sosok wali nagari ceria, yang selalu ramah kepada siapa saja.

Menurut Suwanto, ketika di temui di ruang kerjanya Rabu (9/10) menyebutkan bahwa, Nagari dihuni oleh 2.740 jiwa itu dalam tahun ini, lebih fokus mengarahkan dana nagari ke bidang peningkatan ekonomi, dan pemberdayaan. Tentunya hal ini bertujuan, agar masyarakat lebih kreatif, dan lancar menjalankan usaha.

Untuk jalan usaha tani, tahun ini telah dibangun sepanjang 1.307 meter, menyebar disetiap jorong dalam wilayah kenagarian Panyubarangan. Selain itu, juga dibangun Aula kantor wali sendiri dan pembangunan rumah produksi jahe merah.

Suwanto, juga bertekad untuk membesarkan Badan Usaha Milik Nagari (Bumnag) melalui usaha rumah produksi jahe merah. Dengan tujuan, masyarakat untung, usaha nagari meningkat.

"Konsep membesarkan Bumnag bertujuan, agar petani merasa mendapat bapak dalam mencarikan solusi terhadap harga jual memadai dari hasil pertanian mereka," sebut Suwanto.

Ia juga menambahkan, bahwasanya Nagari Panyubarangan memiliki 8 Jorong, dan 880 Kepala Keluarga (KK) mayoritas hidup sebagai petani kebun. Melirik situasi pergerakan sumber ekonomi masyarakat, tentu seorang pimpinan harus memutar otak tujuh keliling, agar masyarakat bertambah makmur.

"Hal ini, tentu tidak bisa diterapkan tanpa ada praktek langsung dan eksen lapangan," pungkas Suwanto. (Syaiful Hanif)