Dituding Bermain Tambang, Kapolres Solsel Lakukan Razia, Petambang Ditangkap, 3 Alat Berat Diamankan

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Dituding Bermain Tambang, Kapolres Solsel Lakukan Razia, Petambang Ditangkap, 3 Alat Berat Diamankan

Sabtu, 30 November 2019
Tiga unit alat berat jenis Excavator berhasil diamankan pihak Polres Solok Selatan,penyitaan ini dilakukan satu bulan menjelang bencana banjir bandang di Solok Selatan.Satreskrem M.Rosidi memperlihatksn hasil sitaanya.Hendrivon

Solok Selatan, fajarsumbar.com - Sering dituding bermain dengan kasus tambang di Solok Selatan, Polres Solsel kebakaran jengot. Orang nomor satu Polres Solsel itu lakukan razia dan menangkap pemain tambang serta peralatan.

Razia itu sebagai tindak lanjut dari tuduhan beberapa warga, baik secara langsung maupun melalui media sosial, Kapolres Solok Selatan langsung beraksi dan memerintahkan anak buahnya untuk turun langsung ke lokasi lokasi yang dijadikan areal pertambangan.

Dari hasil investigasi anggota Polres di lapangan selama dua bulan terakhir ini, setidaknya ada tiga unit alat berat jenis Esvacator yang beroperasi di lokasi tambang.

Seperti dirilis oleh Kasat Reskrim Polres Solok Selatan AKP M.Rosidi, Jumat (29/11). Pada tanggal 18  Oktober 2019 pukul 05.00 WIB bertempat di Jorong Limau Sundai Nagari Lubuk Ulang Aling Selatan, Kecamatan Sangir Batang Hari telah diamankan 2 orang pekerja tambang emas illegal yang menggunakan 1 unit ekcavator merk Cat. Razia itu dilakukan tim Opsnal Sat Reskrim Polres Solok Selatan dibawah pimpinan Kanit Opsnal Sat Rekrim Polres Solok Selatan AIPDA Salvita Hendri beserta tim.

Adapun identitas yang diamankan: Alex, 45 tahun, wiraswasta, beralamat Pila Duyung Blok C No. 10 Kota Pekan Baru Prov. Riau, Kindang,  46 tahun, Melayu, Wiraswasta (operator alat berat), beralamat jalan Kandis Minas Kota Pekan Baru Prov Riau.

Barang bukti yang diamankan  1 (satu) unit excavator merk Cat,2 (dua) lembar karpet emas ukuran 1 x 1 Meter 1 (satu) buah selang air (gabang).

Kronologis kejadian berawal ketika laporan masyarakat terkait adanya aktifitas tambang emas ilegal tim menyusuri aliran sungai dan menemukan 1 (satu) unit alat berat jenis Excavator merk Cat milik Alex. 

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan yang bersangkutan tidak dapat menunjukan legalitas dari aktivitas tambang tersebut.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polres Solok Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

Tanggal 08 November 2019 pukul 09.00 WIB bertempat di Jorong Aliran sungai Batang hari Jorong Talantam Nagari Lua Selatan  Kec. Sangir Batang Hari Kab. Solok Selatan telah di amankan 1 (satu) orang pekerja tambang emas illegal yang menggunakan 1 (unit) ekcavator merk Komatsu oleh tim opsnal Sat Reskrim Polres Solok Selatan dibawah pimpinan Kasat reskrim   Polres Solok Selatan AKP  Mochammad Rosidi SH. S.I.K bersama tim.

Adapun identitas yang diamankan atas nama BUDI SANTOSO, 26 tahun, , Wiraswasta, Jorong koto tuo Kec. Luabuak tarok Kab Sijunjung.

Tim juga menemukan sejumlah barang bukti dan langsubg diamankan berupa 1 (satu) unit excavator merk komatsu,2 (dua) lembar karpet emas ukuran 1 x 1 Meter 1 (satu) buah selang air (gabang).

Kronologis kejadian berawal ketika laporan masyarakat terkait adanya aktifitas tambang emas ilegal tim menyusuri aliran sungai dan menemukan 1 (satu) unit alat berat jenis Excavator merk komtsu  Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan yang bersangkutan tidak dapat menunjukan legalitas dari aktifitas tambang tersebut.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti juga diamankan ke Polres Solok Selatan guna penyelidikan lebih lanjut

Selain penambang emas,juga dilakukan pengintaian penambang pasir atau galian C tanpa ada izin.

Kejadian Pada hari Kamis tanggal 21 November 2019 pukul 12.30 WIB bertempat di Jorong Banda jilatang  Kec. Koto Parik Gadang Diateh  telah di amankan 1 (satu) orang pekerja tambang pasir dan koral illegal yang menggunakan 1 (unit) excavator merk Cobelco oleh tim opsnal Sat Reskrim Polres Solok Selatan dibawah pimpinan Kanit Opsnal Sat Rekrim Polres Solok Selatan AIPDA Salvita Hendri beserta tim.

Adapun identitas yang diamankan ANDRIUS, (41), Minang, swasta , Jorong durian tigo capang alam pauh duo kec. Pauh duo Kab Solok Selatan,barang bukti yang diamankan 1 (satu) unit excavator merk Cobelco,1 (satu) buah ayak alat pemisah batu dan pasir.

Kronologis kejadian berawal ketika mendapat laporan masyarakat terkait adanya aktifitas tambang  pasir dan batu ilegal tim menyusuri aliran sungai dan menemukan 1 (satu) unit alat berat jenis Excavator merk Cobelco milik a.n. ANDRIUS  Selanjutnya dilakukan pemeriksaan dan yang bersangkutan tidak dapat menunjukan legalitas dari aktifitas tambang tersebut.

Selanjutnya pelaku beserta barang bukti diamankan ke Polres Solok Selatan guna penyelidikan lebih lanjut.

Polres Solok Selatan.AKBP Imam Yulisdianto saat itu membebarkan adanya kasus penangkapan kegiatan Ilegal Mining dan Galian C itu.Ini berkat lapiran masyarakat terkait maraknya kegiatan ilegal mining seperti yang dilansir oleh netizen melalui media sosial.

Berhasilnya keeja anggota Saya dilapanganengamankan sebanyak tiga unit alat berat dan sudah diamankan di Polres Solok Selatan.

Perlu juga dijelaskan,bahwa penangkapan sejimlah alat berat dilokasi penambang emas dan galian C,bukan disebabkan pasca banjir bandang,namun dua bulan sebelum bencana,pihak Polres sudah menyita dan menutup kasus pertambangan itu. (hendrivon)