Muslim M. Yatim Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Generasi Bangsa Hadapi Krisis Keteladanan

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Muslim M. Yatim Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan: Generasi Bangsa Hadapi Krisis Keteladanan

Selasa, 26 November 2019
Anggota DPD-RI, Muslim M. Yatim bersama peserta Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan. ist
Padang, Fajarsumbar.com-Generasi milenial sekarang mengalami krisis sejarah kebangsaan dan keteladanan. Karena itu, anak bangsa perlu memahami kembali empat pilar kebangsaan.

Hal itu diungkapkan oleh anggota DPD-RI asal Sumatera Barat, Muslim M. Yatim dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan, Minggu (24/11) di aula STKIP Adzkia Padang. Menurut Muslim, banyak generasi sekarang yang tak kenal lagi dengan sejarah bangsanya, tak paham dengan perjuangan para pejuang, dan tak ada sosok yang menjadi teladan bagi mereka.

Kondisi ini menurut Muslim M. Yatim sangat memprihatinkan. "Kita menghadapi tantangan masa depan yang besar. Karena itu, penguatan terhadap empat pilar kebangsaan sangatlah penting," ujar Muslim.

Menurut mantan anggota DPRD Sumbar ini, generasi sekarang banyak yang tak memahami sejarah bangsa. Pemahaman sejarah hanya sebatas pengetahuan dasar yang tak mengakar pada nilai perjuangan dalam sejarah itu sendiri. Anak-anak sekarang hafal dengan nama-nama pahlawan, namun tidak paham esensi apa yang diperjuangkan oleh pahlawan itu.

Hal yang cukup memprihatinkan adalah krisis keteladanan yang dialami generasi sekarang. "Generasi sekarang tidak tahu dengan sosok yang mesti diteladani," terang Muslim.

Pemahaman dan penguatan empat pilar kebangsaan menurut Muslim sangatlah penting. Salah satu point misalnya tentang Bhineka Tunggal Ika. Indonesia memiliki beragam suku, bahasa, dan agama. Masyarakat harus saling mengenal satu sama lain. Dengan begitu, rasa persatuan dan kesatuan tetap utuh.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan merupakan program MPR-RI. Sebagai anggota MPR-RI, setiap anggota DPD-RI menurut Muslim M. Yatim wajib mensosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan.

Empat Pilar Kebangsaan meliputi Pancasila, Undang-undang Dasar 45 dan Tap MPR, Bhineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Sejak pertama kali dilaksanakan, Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan sudah mencapai 30 masyarakat Indonesia. Diharapkan, pemahaman masyarakat terhadap Empat Pilar Kebangsaan semakin kuat dan menyeluruh.

Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan diikuti oleh ratusan peserta. Peserta berasal dari bermacam-macam kalangan. Masyarat sangat antusias mengikuti kegiatan ini. (Rizal)