Ikatan Keluarga Minang Lhokseumawe Dilantik

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Ikatan Keluarga Minang Lhokseumawe Dilantik

Jumat, 29 November 2019
Pelantikan Pengurus IKM Lhokseumawe Aceh. ist
Lhokseumawe, Fajarsumbar.com-Organisasi perantau Minang terus menunjukan eksistensinya. Hendak mengaplikasikan falsafah dima bumi dipijak, di situ langik dijunjuang, perantau Minang di Lhokseumawe Aceh melantik kepengurusan Ikatan Keluarga Minang.

Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Daerah Ikatan keluarga Minang (DPD IKM) Lhokseumawe-Aceh Utara periode 2019-2024 secara resmi dilantik pada hari Minggu malam (24/11). Pelantikan ini dilakukan oleh Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) IKM Provinsi Aceh, Syafwil Syarif di Gedung ACC Unimal, Lhokseumawe.

Pengurus yang baru dilantik diketuai oleh Musliardi Tanjung yang terpilih dalam pemilihan Ketua pada tanggal 27 April 2019. Turut hadir dalam pelantikan tersebut adalah Walikota Lhokseumawe yang diwakili oleh staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, perwakilan MAA Kota Lhokseumawe, Ketua Pembina DPD IKM Lhokseumawe-Aceh Utara, serta keluarga Minang yang berada di Kabupaten Aceh Tengah.

Dalam sambutannya Walikota Lhokseumawe  yang diwakili Staf Ahli Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Muhrabsyah MM menyampaikan bahwa, dari 202 ribu jiwa penduduk kota Lhokseumawe sebanyak 1000 orang lebih merupakan warga Minang. Sebagian besar dari warga Minang yang ada di Lhokseumawe ini berprofesi sebagai pedagang. Hal  ini seharusnya dapat memberikan kontribusi bagi perekonomian Lhokseumawe, dimana para pedagang ini bisa membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat setempat. "Kehadiran perantau Minang ini berdampak luas terhadap perekonomian, menciptakan lapangan pekerjaan," ujar Muhrabyah.

Muhrabsyah berharap perantau Minang di Lhokseumawe lebih meningkatan perannya dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat setempat. Perantau Minang selalu pandai membangun hubungan baik dengan siapa saja. Diharapkan, kepandaian mereka dalam berdagang juga bisa memberikan dampak yang lebih luas kepada masyarakat.

Ketua DPD IKM Lhokseumawe, Musliardi Tanjung  dalam sambutannya mengatakan bahwa dalam menjalankan amanah yang sudah diberikan kepadanya, dibutuhkan dukungan dari semua warga masyarakat Minang yang ada di Lhokseumawe. "Organisasi ini merupakan wadah untuk menjalin silaturrahim bagi para perantau Minang yang ada di Lhokseumawe, sehingga untuk menghidupkannya diharapkan kerjasama dan partisipasi aktif dari para warganya," ujar Musliardi.

Dalam kegiatan ini juga ditampilkan berbagai seni budaya Minang yang dimainkan oleh warga IKM Lhokseumawe dan para mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Minang (Imami). Kesenian yang ditampilkan adalah Tambua Tansa, tari piring dan randai. Acara ini ditutup dengan lelang singgang yang merupakan sumbangan dari beberapa anggota IKM Lhokseumawe. (Rizal)