Kecelakaan, Siswa SMP3 Bukittinggi Tewas, Satu Kritis

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Kecelakaan, Siswa SMP3 Bukittinggi Tewas, Satu Kritis

Selasa, 05 November 2019
Joni Ahmadi membirikan ciuman perpisahan kepada siswanya Akbar Musafa yang meninggal dumia dalam kacelakaan, Senin (4/11/2019).

Bukittinggi fajarsumbar.com 
 - Satu siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) 3 Bukittinggi tewas dan satu lagi kritis akibat kecelakaan di tikungan Panorama, Senin (4/11/2019) sekira pukul 16.00 WIB. 


Joni Ahmadi Kepala Sekolah SMP Negeri 3 Bukittinggi mengatakan kepada fajarsumbar.com di Unit Gawat Darurat Rumah Sakit Achmat Muchtar Bukittinggi,  bahwa dia mendapat informasi via telepon dari guru kalau siswanya mengalami kecelakaan.

Sementara posisinya sedang terjabak antrean mengisi bahan bakar mobilnya. Sesampai di UGD menemukan siswanya yang bernama Akbar Musafa telah meninggal dunia, sementara seorang lagi Makesa  Putra kritis. 

Peristiwa ini sangat memprihatinkan, karena sebelumnya telah seringkali menghimbau kepada orang tua murid, untuk tidak memberikan izin kepada anaknya kesekolah mengendarai sepeda motor. 

Begitu juga kepada siswa selalu diingatkat, bahwa pertama dilarang membawa motor ke sekolah, kedua anak-anak ini umurnya belum 17 tahun. 

Pihak sekolah juga sering bekerjasama dengan pihak Kepolisian mensosialisasi tatatertib dan aturan berlalulintas.. 

Dari segala upaya yang dilakukan pihak sekolah, baik kepada orang tua maupun kepda siswa, numun semua yang terjadi sudah kehendak Allah. Ternyata inilah yang terjadi pada siswa kami, apalagi keduanya saat ini  duduk di klas 9 , yang tidak lama lagi mengikuti simulasi ujian negara

Kepada. Orang tua Akbar Musafa diberi kesabaran,  begitu juga terhadap orang tua dari Makesa Putra yang lagi sakit juga bersabar Allah akan memberikan yang yerbaik untuk anak kita. 

"Kami keluarga besar SMP Negeri 3 Bukittinggi berkabung atas peristiwa uang dialami siswa kami semoga keluarga diberi kesabaran Amin ya rabbal alamin," ujarnya. (gus)