Kepala Sekolah se-Solsel Sampaikan Keluhan ke Anggota DPRD Sumbar

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Kepala Sekolah se-Solsel Sampaikan Keluhan ke Anggota DPRD Sumbar

Kamis, 07 November 2019
Usai menggelar acara tatap muka,pengurus dan anggota MKKS SMA/SMK Solsel foto bersama.dwngan H.Khairunas anghota DPRD Provinsi Sumatra Barat. (Hendrivon)

Solsel, fajarsumbar.com - Pertemuan dan tatap muka antara kepala sekolah yang tergabung dalam Musawarah Kepala Kepala Sekolah (MKKS) SMA/SMK se Solok Selatan dengan anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat H.Khairunas yang dimotori oleh kepala SMAN 3 Solok Selatan AkmaluRijal Putra, Rabu (6/11) penuh rasa kebersamaan.

Pertemuan itu juga  merupakan kegiatan reses perdana anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat dari Komisi V membidangi pendidikan dan kesehatan itu,salah satu tujuannya adalah sekolah sekolah dan Dinas Kesehatan.

Dalam rangkaian acara yang diberi judul "Tatap muka dan tanya jawab" dipimpin langsung oleh ketua MKKS Asril berjalan tertip dan hampir semua kepala sekolah baik tingkat SMA maupun SMK menyampaikan aspirasinya.

Seperti yang disampaikan oleh kepala sekolah SMAN 7 Solok Selatan Lili Suryani kepala SMKN2 Solok Selatan Idanofatni, kepala Sekolah SMAN 8, Kepala SMAN 11 Solok Selatan Elfi Hendri,rata rata mereka berasal dari sekolah yang berada jauh dari pusat informasi, pusat kecamatan apalagi Kabupaten, mereka sama sama berharap kekurangan yang sama seperti komputer,pagar sekolah,ruang belajar,labor dan mushalla,

Hanya satu permintaan yang berbeda di SMAN 8 Solok Selatan, berharap dalam waktu dekat mendapat bantuan asrama untuk siswa, mengingat lokasi sekolah yang berada di pedalaman,dan jarak rumah siswa dengan sekolah sangat berjauhan.

Dalam pwrtemuan ini,semua yang disampaikan oleh masing masing utisan swkolah itu sudah menjadi tanggung jawab seorang anggota DPRD sebagai pemyambung lidah masyarakat ditingkat Provinsi.

"Semua sudah saya tampung  sudah saya catat, dan ini tidak putus oleh Saya sendiri dan akan dibahas ditingkat Provi si disampaikan juga pada Gubernur baru nanti bisa diputuskan" Kata Khairunas.

Namun Khairunas berharap apapun ke dalam kekurangan dan permasalahan itu harus diawali dengan permohonan atau melaui proposalnya, sehingga nanti bisa segera dibahas. (Hendrivon)