Ketok Palu, APBD 2020 Padang Pariaman Sah

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Ketok Palu, APBD 2020 Padang Pariaman Sah

Kamis, 28 November 2019
.

Padang Pariaman,  fajarsumbar -  Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Padang Pariaman sah setelah palu diketok sebanyak tiga kali oleh ketua DPRD Arwinsyah saat memimpin sidang yang langsung disaksikan seluruh anggota DPRD.

"Menindak lanjuti Peraturan Daerah terkait Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Padang Pariaman 2020 sesuai yang diajukan Bupati Padang Pariaman sejak 7 November lalu " Ujar Arwinsyah, Kamis (28/19)

Ia mengatakan pengesahan DPRD disampaikan pada rapat paripurna penyampaian Pandangan Akhir Fraksi terkait Rancangan Angaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) Kab. Padang Pariaman Tahun Anggaran 2020 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Padang Pariaman di ruang sidang DPRD Padang Pariaman.

Pendapatan dalam APBD Padang Pariaman tahun 2020 sebesar Rp1.479.379.132.812,00. Rinciannya antara lain,  Pendapatan Asli Daerah (PAD) Rp109.467.232.000,00, Penghasilan Pajak Daerah Rp45.000.000.000,00, Hasil Retribusi Daerah Rp5.015.000.000,00, Hasil Pengelolaan Kegiatan Daerah yang Di pisahkan Rp6.150.000.000,00, dan Lain-lain PAD Rp57.302.232.000,00.

Sementara itu, dana perimbangan sebesar Rp1.144.156.529.000,00. Diantaranya Bagi Hasil Pajak dan bukan Pajak Rp10.085.524.000,00, Dana Alokasi Umum (DAU) Rp800.876.522.000,00, Dana Alokasi Khusus Rp333.234.483.000,00, dan Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah yaitu Rp225.715.371.812,00.

Tidak hanya itu, dana pendapatan juga berasal dari Dana Hibah Rp73.319.400.000,00, Dana Bagi Hasil Pajak Rp54.238.434.812,00, dan Pendapatan Lainnya Rp295.000.000,00 serta Bantuan Keuangan Pemerintah Rp97.862.537.000,00.

Ia merinci untuk Belanja Daerah yakni Rp1.491.129.132.412,00, yang terdiri dari Belanja Tidak Langsung sebesar Rp934.541.542.271,87. Diantaranya Belanja Pegawai Rp698.416.806.71,87, Belanja Hibah Rp45.214.252.000,00, Belanja Bantuan Sosial Rp3.481.448.000,00, Belanja Bagi Hasil kepada Provinsi, Kabupaten, Kota dan Pemerintahan Desa Rp5.018.500.000,00, Belanja Bantuan Keuangan kepada Provinsi, Kabupaten, Kota dan Pemerintahan Desa Rp179.910.136.200,00, dan Belanja Tak Terduga Rp500.000.000,00.

Sementara itu belanja Langsung berkisar Rp556.587.590.540,30. Yang terdiri dari Belanja Pegawai Rp34.038.546.843,00, Belanja Barang dan Jasa Rp255.504.677.344,00, Belanja Modal Rp261.044.366.353,30. Anggaran mengalami defisit sebesar Rp11.750.000,00.

Pembiayaan Daerah Sisa Lebih Perhitungan Anggaran sebelumnya Rp30.000.000.000,00, Pengeluaran Pembiayaan Daerah Penyertaan Modal Rp18.260.000.000,00, Pembiayaan Netto Rp11.750.000.000,00.

Seluruh Fraksi DPRD Kabupaten Padang Pariaman menerima dan menyetujui RAPBD Tahun Anggaran 2020 disahkan menjadi Peraturan Daerah Kabupaten Padang Pariaman. (heri)