Mutasi Kembali Bergulir di Dharmasraya

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Mutasi Kembali Bergulir di Dharmasraya

Minggu, 10 November 2019

Dharmasraya, fajarsumbar.com - Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan gelar pelantikan terhadap 2 pejabat tinggi pratama, 3 pejabat administrator, 4 pejabat pengawas,  dan 15 orang Kepala SMP,  serta 78 orang Kepala SD.

Kegiatan berlangsung di Aula Kantor Bupati setempat, Jumat  (8/11) juga dihadiri oleh Kepala Badan Kepegawaian Pembinaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) H Khairudin. SE. MM, serta pejabat teras lainnya.

Menurut Khairudin, yang akrab di sapa Mak Ay, itu menyebutkan bahwa, dalam pelantikan pejabat oleh Bupati kali ini, menetapkan Netty Helma, sebagai Staf Ahli Bupati Bidang Kesra. Sebelumnya, menjabat sebagai kepala dinas Dukcapil. Sementara itu, Abdi Amri, dipercaya sebagai Kepala Dinas Dukcapil, sebelumnya menjabat Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DMPD).

Sutan Riska Tuanku Kerajaan, menyebutkan bahwa sosok Netty Helma, sudah cukup lama mendedikasikan diri sebagai Kepala Dinas Dukcapil, bahkan sudah mencapai 9 tahun. Tentunya perlu penyegaran dan pengkaderan generasi penerus agar tongkat estapet pekerjaan baik  tersebut selalu menyambung ke re generasi.

Begitu juga dengan Kepala Dinas Dukcapil yang baru, agar dapat melahirkan inovasi terbaru demi meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Sedangkan program terbaik selama ini, dapat hendaknya duberlanjutkan, dan kekurangan selama ini, tentu perlu dievaluasi kearah lebih baik, tegas Sutan Riska.

Sekanjutnya, Raja Muda Koto Besar itu, juga mengingkatkan kepada seluruh  kepala sekolah baru dilantik, agar senantiasa fokus meningkatkan mutu dan kualitas pendidikan di Kabupaten Dharmasraya. Terlebih saat ini kita tengah berada di era revolusi industri 4.0, dimana setiap saat dunia mengalami perubahan begitu cepat dan semakin kompetitif.

"Jika kita tidak bisa menyikapi dan beradaptasi dengan kondisi ini, tentu kita akan tertinggal jauh. Maka dari itu, para kepala sekolah saya minta jangan hanya monoton mengawasi guru dan peserta didik saja. Bukalah cakrawala berpikir, tingkatkan kapasitas diri, tampilkan ide baru untuk memajukan pendidikan.

"Kita harus selaras dengan pemerintah pusat, fokus membangun SDM. Jadi apapun nanti kebijakan dan program dilahirkan pemerintah pusat, agar diikuti," pungkas bupati termuda itu. (Syaiful Hanif)