Pembangunan SMAN 3 Solsel Baru Capai 50 Perseb

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Pembangunan SMAN 3 Solsel Baru Capai 50 Perseb

Kamis, 07 November 2019
.

Solok Selatan, fajarsumbar.com - Pembangunan gedung serbaguna SMAN 3 Solok Selatan yang didanai APBD Provinsi Sumatra Barat  kini baru mencapai 50 persen.

Sedangkan target penyelesaianya kurang dari dua bulan lagi, tepatnya pada tanggal 15 Desember 2019 ini,selain itu banyak dugaan pekerjaan yang diluar SOP.

Hal ini mendapat perhatian serius dari mantan anggota DPRD Provinsi Sumatra Barat Zigo Rolanda.Dia tidak ingin pembangunan itu dikerjakan asal asalan.

Zigo Rolanda yang saat ini menjabat ketua FPRD Solok Selstan turun tanpa diketahui oleh pihak kontraktor,hanya didampingi kepala sekolah SMAN 3 Solok Selatan.Akmalu Rijal Putra.Kamis 7/11).

Dilokasi Zigo Rolanda menemui pengawas pelaksana dan kontraktor Aris,saat itu Zigo mempertanyakan sejauh mana pelaksanaan pembangunan yang memakan dana APBD Provinsi itu senilai lebih kurang 1 Milyar itu,dari hasil tinjauan mantan anggota DPRD Provinsi itu ada sejumlah pekerjaan diduga diluar RAB.

Menurut Zigo kenapa untuk pemasangan konsen,gording dan kuda kuda digunakan kayu merantih merah,sementara dari awal pemancangan bersama perwakilan Kadis Provinsi bahwa konsen,kuda luda,gordin dibuat dengan baja tidak dengan kayu.

Lebih jauh Zigo pemasangan seluruh tiang direncanakan dulu dengan baja,namun dipasang dengan beton,termaauk arah pintu masuk yang seharusnya dibuat dari depan bukan dari samping bangunan.

Zigo juga pesimis karena pekerjaan sebesar ini hanya mempekerjalan enam orang tukang apakah ini bisa mencapai target yang sudah.ditentukan 15 Desember.2019,belum lagi paket yang lain seperti pagar dan gerbang sekolah

Jhon pengwas pelaksana didampingi pemilik kontraktor CV Multi .Aris membatah semua ini,dari RAB awal kuda kuda memang dari kayu,namun jika ditukar tentu makan waktu tidak tercapai waktu.

Terjadi sedikit ketegangan antara Zigo dengan pengawas"Ambo dari ketek tau dengan jenis jenis kayu,kayu merantih merah itu kurang mutunya," kata Zigo.

"Saya juga sejak kecil berurusan dengan kayu" Balas Jhon.

Proyek ini mutunya merupakan keinginan Saya,karena Saya merasa memiliki daerah jadi jangan asal dikerjakan saja,dan ini bukan keinginan kontraktor"Katanya kesal

Tonggaknya yang dipasang beton yang diminta baja,kontraknya per 15 Desember pekerjaan baru 50 persen,apakah tercapai"Tutupnya. (Hendrivon)