Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Senilai Rp635 Juta untuk Korban Bencana di Solsel

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Pemprov Sumbar Serahkan Bantuan Senilai Rp635 Juta untuk Korban Bencana di Solsel

Sabtu, 30 November 2019
Wakil Gubernur Sumbar, Nasrul Abit bersama Bupati Solok Selatan, Muzni Zakaria dan lainnya meninjau lokasi bencana banjir bandang dan longsor di daerah tersebut, Jumat (29/11/2019). (humas)

Padang, fajarsumbar.com - Pemprov Sumbar menyerahkan bantuan Rp635 juta kepada korban bencana banjir bandang dan longsor di Solok Selatan (Solsel) beberapa waktu lalu.

Bantuan itu diserahkan Wakil Gubernur Sumbar Nasrul Abit kepada Bupati Solok Selatan Muzni Zakaria, Jumat (29/11/2019) di Kantor Camat Sungai Pagu. Bantuan tersebut berupa uang tunai dan barang-barang kebutuhan sehari hari. 

"Total bantuan yang kita serahkan ini senilai Rp635 juta, yang berasal dari Kementerian Sosial, Pemprov Sumbar dan Baznas" sebutnya.

Dia mengatakan, untuk pendistribusian bantuan tersebut akan diserahkan sepenuhnya kepada Pemkab Solok Selatan, tentu dengan catatan diberikan kepada yang benar-benar terkena dampak bencana ini.

Sementara itu, Bupati Solok Selatan mengatakan, hingga Jumat (29/11), kerugian rumah dan fasilitas umum senilai Rp14,3 miliar. Kerugian kerusakan irigasi dan sungai Rp41,9 miliar, sedangkan kerusakan disektor pertanian senilai Rp1,02 miliar.

"Total kerugian senilai Rp57,3 miliar," jelasnya.

Untuk pengungsi atau yang terdampak pada dua kecamatan yakni sungai pagu dan koto parik gadang diateh sebanyak 12.000 jiwa.

Selain itu Muzni mengatakan masa tanggap darurat selama 14 hari, yakni sampai dengan 5 Desember 2019.  

Tinjau lokasi bencana
Sebelum menyerahkan bantuan tersebut, Wakil Gubernur beserta Bupati Solok Selatan bersama rombongan melakukan peninjauan ke lokasi bencana, tepatnya di Nagari Pakan Rabaa Timur, dimana terdapat 190 KK atau 595 jiwa yang mengungsi disana.

Dari hasil peninjau ke lokasi dan setelah berdiskusi dengan masyarakat langsung, Nasru Abit mengatakan, masyarakat meminta untuk sawah-sawah mereka yang tertimbun oleh tanah, pasir dan batu-batu agar dapat dibersihkan kembali, karena itu cuma satu-satunya mata mencarian masyarakat setempat.

Dia berharap, untuk pemulihan pasca bencana ada bantuan dari BNPB dan juga Kementerian PUPR nantinya.

"Kalau APBD Solok Selatan sudah "ketok palu", makanya kita berharap bantuan dari Pusat. Dan informasi yang kita dapat, Kepala BNPB akan datang kesini dalam waktu dekat" ungkapnya.  

Terkait relokasi masyarakat yang tinggal disekitar daerah bencana, menurut Nasrul Abit bisa saja terjadi, namun butuh kesepakatan antara Pemkab Solsel dengan masyarakat.

"Kalau masyarakat mau tentu akan lebih aman, apalagi lahan untuk relokasi tersebut kabarnya sudah disediakan oleh Bank Nagari, namun harus tetap memperhatikan perekonomian mereka nantinya" sebutnya.  

Terkait penyebab terjadi bencana tersebut, menurut Wagub disebabkan tebing tebing yang teralu curam, intensitas hujan yang tinggi ditambah kontur tanah yang labil.(fadli)