Pendaftaran CPNS Mulai Dibuka Senin 11 November

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Pendaftaran CPNS Mulai Dibuka Senin 11 November

Minggu, 10 November 2019
.

Jakarta, fajarsumbar.com - Pemerintah menepati janjinya. Pendaftaran lowongan untuk ratusan ribu calon pegawai negeri sipil (CPNS) dibuka mulai, Senin (11/11). Ada 68 Kementerian/Lembaga (K/L) dan 462 Pemerintah Daerah yang membuka penerimaan CPNS tahun ini.

Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN), Bima Haria Wibisana mengatakan proses validasi oleh K/L maupun pemerintah daerah hingga tadi malam masih berlangsung dan diharapkan bisa selesai, sehingga hari ini bisa diumumkan. “Diharapkan bisa selesai validasi malam ini dan diumumkan besok (hari ini, red),” kata dia kepada wartawan di Jakarta, Minggu (10/11).

Namun, pendaftaran tidak akan dilakukan secara serentak, karena masih ada instansi yang melakukan revisi formasi CPNS. Nantinya instansi tersebut akan menyusul.

“Yang belum selesai karena revisi formasi, pengumumannya akan menyusul,” jelas dia sebagaimana dikutip detikFinance.

Sebagai informasi, setelah pendaftaran dibuka, verifikasi berkas digelar pada 13 November 2019. Kemudian pendaftaran ditu tup pada 24 November 2019. Untuk penutupan verifikasi berakhir pada 12 Desember 2019. Setelah itu akan diumumkan hasil seleksi administrasi pada 16 Desember 2019.

Per tanggal 16-19 Desember 2019, ada yang namanya masa sanggah berkaitan dengan hasil pengumuman seleksi administrasi. Hasil sanggah akan diumumkan pada 26 Desember 2019.

Jangan lupa dokumen
Untuk mendaftar hari ini, diharapkan para calon peserta jangan sampai gagal lantaran belum menyiapkan dokumen-dokumen persyaratan. Apa saja dokumen yang dibutuhkan?

Kepala Biro Humas Badan Kepegawaian Negara (BKN) Mohammad Ridwan menjelaskan, dokumen yang perlu disiapkan yakni akta kelahiran, KTP, ijazah dan transkrip nilai, kartu keluarga (KK), termasuk pas foto ukuran 4x6 dan swafoto.

“Itu sebaiknya di-scan saja dulu dengan maksimal kapasitasnya 200 KB,” kata Ridwan kepada detikcom beberapa waktu lalu, ditulis Minggu (10/11).

Scan KTP diperlukan untuk memastikan data kependudukan, pas foto dan swafoto untuk menyesuaikan pelamar dengan data KTP, dan scan ijazah serta transkrip untuk memastikan jurusan pelamar sesuai dengan formasi yang dituju.

Pastikan pula scan dokumen tersebut bisa dibaca dengan jelas untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan dalam proses verifikasi pendaftaran.

Ridwan juga menjelaskan, banyak peserta CPNS yang kelabakan saat melakukan pendaftaran karena tidak menyiapkan dokumen tersebut jauh-jauh hari. Banyak pelamar yang baru men-scan dokumen di hari yang sama saat itu dibutuhkan.

“Jadi ada beberapa kasus yang di depan kepala saya sendiri itu yang diminta foto yang di-upload atau yang diunggah ijazah, minta ijazah yang diunggah kartu keluarga. banyak yang gitu-gitu. Karena itu dari awal di-scan saja semuanya,” tambahnya.

Tips mendaftar
Paling tidak, ada 3 tips sederhana saat proses pendaftaran CPNS di portal SSCASN, https://sscasn.bkn.go.id. Pertama sebisa mungkin mengakses situs tersebut tidak menggunakan smartphone. “Ada tips ringan, jangan pernah mengisi pakai smartphone karena pasti ada yang ter-hidden. Pakailah laptop dan sebagainya,” kata dia.

Selanjutnya, yang kedua, saat proses pendaftaran online, pastikan sinyal dalam keadaan stabil dan kuat. Hal itu agar tahap-tahap yang dilakukan dalam melaksanakan prosedur yang dibutuhkan berjalan lancar.

Ketiga, pastikan calon pelamar CPNS mengisi formulir pendaftaran dengan teliti dan benar. Pasalnya, jika sudah terlanjur salah tidak bisa diubah. “Ketiga kami pastikan setiap step ada informasi “are you sure”. Kalau sudah pilih “sure” tidak bisa diubah. Ketika memilih lokasi tes, itu tidak bisa diubah, tesnya di mana, jam berapa, itu yang  menentukan,” tambahnya.

Sebagaimana diberitakan surat kabar ini beberapa waktu lalu, pemerintah tahun 2019 ini menerima CPNS dan PPPK. Totalnya mencapai 254.173 lowongan, baik untuk pemerintah pusat maupun daerah. (*)