SDN 22 Pasaman Barat Disegel Warga, Ini Kata Kadisdik

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

SDN 22 Pasaman Barat Disegel Warga, Ini Kata Kadisdik

Jumat, 29 November 2019
SDN 22 Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat yang disegel warga. (Ist)

PASBAR, fajarsumbar.com - salah satu sekolah dasar negeri yang berada di Kabupaten Pasaman Barat, Sumatera Barat disegel oleh warga yang mengaku sebagai pemilik lahan, Kamis (28/11/2019) pagi.

Akibatnya, seluruh siswa Sekolah Dasar Negeri 22 Batang Lingkin, Kenagarian Aia Gadang, Kecamatan Pasaman itu terpaksa dipulangkan.

Pantauan, penyegelan dilakukan dengan meletakkan tiga buah batu besar di pintung gerbang dan bibit kelapa sawit yang baru ditanam memenuhi pekarangan rumah sekolah. Sekolah itu juga terlihat sepi, dan setiap pintu ruangan terkunci.

"Kami dipulangkan guru pagi tadi, belum sempat belajar dan seluruh siswa dipulangkan," ucap Nabila salah seorang siswa yang duduk dibangku kelas V.

Sementara Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasbar Marimus mengimbau, meski SDN 22 Pasaman disegel, guru dan siswa harus tetap melaksanakan proses belajar dan mengajar disekolah tersebut.

"Siswa dan guru tetap melakukan proses belajar mengajar. Apalagi pada 9 Desember mendatang akan ada ujian semester," pinta Marimus.

Ia menuturkan, SD N 22 Pasaman yang terletak di Batang Lingkin, Kenagarian Aia Gadang, Kecamatan Pasaman, memang bermasalah dan sedang dalam proses penyelesaian.

"Lahan sekolah itu memang ada sedikit masalah, karena ada yang mengaku memiliki lahan tersebut," tuturnya.

Dijelaskan Marimus, sekolah tersebut sudah lama berdiri. Saat ini pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk usaha penyelesaian.

"Usaha penyelesaian sudah dilakukan dengan melibatkan berbagai unsur. Memang hingga kini belum ada titik temu," ungkapnya.(Nil)