Tanah Datar Raih Swasti Saba Wistara, Penghargaan Tertinggi Kabupaten Tertinggi Kota Sehat 2019

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Tanah Datar Raih Swasti Saba Wistara, Penghargaan Tertinggi Kabupaten Tertinggi Kota Sehat 2019

Jumat, 22 November 2019
Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi

TANAH DATAR - Kabupaten Tanah Datar  berhasil meraih penghargaan Kabupaten Sehat Kategori Tertinggi, Swasti Saba Wistara 2019.

Penghargaan diserahkan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, disaksikan Menteri Kesehatan dr Terawan Agus Putranto kepada Bupati Tanah Datar Irdinansyah Tarmizi  di Gedung Sasana Bakti Praja Kemendagri, Jakarta, Selasa (19/11).

"Alhamdulillah, Swasti Saba Wistara dapat kita raih, terima kasih dukungan semua pihak yang telah bekerja sama dan sama-sama bekerja untuk meraih prestasi ini, kalau ada kemauan jadilah apa yang diharapkan, terima kasih khusus untuk Tim Kabupaten/Kota Sehat dan  Forum Kabupaten Sehat yang telah bersungguh-sungguh  sehingga penghargaan ini dapat diraih," kata Bupati Irdinansyah.

Bupati didampingi Kadis Kesehatan, dr. Yesrita Zedrianis mengatakan penghargaan tersebut selayaknya menjadi pemicu untuk meningkatkan sektor kesehatan di masa mendatang," Tugas kita mempertahankan prestasi ini, mudah-mudahan komitmen dan kebersamaan bisa dijaga untuk mewujudkan hal tersebut," tambah  Irdinansyah.

.
“Ke depannya untuk mempertahankan, bupati harapkan, kita perlu memulai pola hidup sehat dari rumah tangga sehingga kita lebih mandiri, dan akan disampaikan kepada semua OPD,” harap bupati lagi.

Sebelumnya Menkes  RI, dr Terawan Agus Putranto sampaikan,  penghargaan kabupaten sehat diberikan pemerintah pusat ke daerah sebagai apresiasi penyelenggaraan program kabupaten sehat yang berkesinambungan.


Penilaian mengacu indikator pokok dan indikator tatanan dengan berbagai inovasi yang melibatkan peran aktif masyarakat dan dukungan pemerintah dalam kapasitas sebagai tim pembina program Kabupaten/Kota Sehat.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan dr. Yesrita menyampaikan pihaknya berkomitmen untuk meningkatkan program kabupaten sehat dimana pada 2013 dan 2015 mampu meraih predikat Swasti Saba Padapa dan meningkat menjadi Swasti Saba Wiwerda pada 2017., Alhamdulillah pada tahun 2019 ini, kita bisa meraih predikat Swasti Saba Wistara,” kata Yesrita.

.

“Penghargaan ini kita raih atas dukungan semua pihak, proses penilaian yang dilakukan melalui beberapa tatanan  proses kolaborasi dan sinkronisasi antara program-program pemerintah dengan partisipasi masyarakat,” sampai Yesrita.

Lebih lanjut Yesrita jelaskan, sebelumnya tim dari pusat melakukan penilaian dengan kunjungan lapangan dengan  lima tatanan penilaian yang dipilih di 11 lokasi yakni bank sampah di Nagari Cubadak, Pasar Serikat Batusangkar dan Taman Pagaruyung, yang dinilai tatanan kawasan pemukiman dan prasarana sehat.

Kemudian, Desa Terindah Nagari Pariangan dan Rumah Pohon Tabek Patah berupa tatanan kawasan pariwisata sehat, Kelompok Tani Nagari Tanjung Barulak dan Nagari Situmbuk berupa tatanan ketahanan pangan dan gizi. Serta, Posyandu Lansia Nagari Sumanik, Inovasi Rokcatin Basah Puskesmas Batipuh I berupa tatanan kehidupan masyarakat sehat yang mandiri dan UP2K PKK Nagari Situmbuk dan Puskesmas Ramah Anak Puskesmas Lima Kaum I berupa tatanan kehidupan sosial yang sehat.


.

Ketua Forum Kabupaten Sehat Tanah Datar Muhammad Yasin juga sampaikan ucapan terimakasih atas  dukungan dan partisipasi Forum masyarakat, seluruh OPD yang terkait dan kepada para camat, Kepala Puskesmas, Forum Komunikasi Kecamatan Sehat, Wali Nagari, Pokja Nagari, tokoh masyarakat, tokoh agama serta semua pihak yang sadar akan pentingnya kesehatan sehingga di tahun 2019 ini Kabupaten Tanah Datar mendapatkan penghargaan Kabupaten Kota Sehat Kategori Swasti Saba Wistara.

Penyerahan penghargaan diberikan kepada enam gubernur, 177 bupati, dan wali kota, serta tiga orang motivator dari tim pembina yang aktif mengkoordinasikan dan membina seluruh forum kabupaten kota di wilayah provinsinya untuk menyelenggarakan kabupaten/kota sehat. (adv)