Empat Kabupaten di Sumbar Disapu Banjir dan Longsor, Imami Lhokseumawe Galang Dana untuk Korban

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Empat Kabupaten di Sumbar Disapu Banjir dan Longsor, Imami Lhokseumawe Galang Dana untuk Korban

Senin, 02 Desember 2019
Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Minang (Imami) Lhokseumawe, turun ke jalan mengumpulkan sumbangan untuk korban bencana alam yang melanda  empat kabupaten di Sumbar

Lhokseumawe, fajarsumbar.com - Organisasi mahasiswa paguyuban yang berasal dari beberapa kampus di Lhokseumawe, Aceh menggalang sumbangan untuk disalurkan kepada korban bencana alam yang meluluhlantakan beberapa kabupaten di Sumatera Barat, pada November 2019.

Mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Minang (Imami) Lhokseumawe terketuk hati nuraninya turun ke jalan mengumpulkan sumbangan. Dana yang terkumpul disalurkan kepada korban bencana alam. 

Sebagaimana relis Ketua Departemen Peduli Sosial Imami yang juga merupakan koordinator penggalangan dana, Andika Putra, yang diterima fajarsumbar.com, Senin (2/12/2019) menuliskan, penggalangan dana itu dilakukan serentak pada hari Minggu dan dipusatkan di Simpang Empat Kota Lhokseumawe. 

Adapun dana yang terkumpul akan diberikan langsung kepada korban bencana melalui anggota Imami yang sedang berada di Sumbar.

Sementara itu Ketua Umum Imami Lhokseumawe, Teguh Zikri Setiawan mengatakan, penggalangan dana itu adalah hal yang baru dilakukan Imami. "Semoga dana yang terkumpul bisa bermanfaat bagi para korban bencana di Sumbar," harap Teguh.

Sebagaimana diketahui, bencana alam beruntun terjadi di Sumatera Barat. Setidaknya ada empat Kabupaten yang luluhlantak dihantam banjir dan longsor, sehingga beberapa rumah dan tempat ibadah tertimbun. Begitu juga beberapa hektare lahan pertanian tak luput disapu banjir besar, kerugian di empat kabupaten tersebut mencapai puluhan miliar rupiah.

Pertama adalah banjir bandang yang menimpa Kabupaten Agam, Rabu (20/11). Kedua adalah bencana banjir yang terjadi di Kabupaten Solok Selatan, Jumat (22/11). Di Solok Selatan banjir merendam empat kecamatan.

Selanjutnya adalah bencana  tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Lima Puluh Kota, sabtu (23/11) yang berakibat pada putusnya akses jalan Sumbar-Riau. Longsor menimbun jalan sepanjang  15 meter. Yang terbaru adalah bencana banjir bandang yang terjadi di  Kabupaten Pasaman, Minggu (24/11)

"Rentetan bencana yang terjadi di Sumbar ini menggugah nurani mahasiswa yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Minang Lhokseumawe, Aceh untuk dapat sedikit meringankan beban para dunsanak kami yang ada di Sumatera Barat," tambahnya. (relis/imami lhokseumawe)