Kemenag Ikut Ringankan Penderitaan Korban Bencana

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Kemenag Ikut Ringankan Penderitaan Korban Bencana

Selasa, 03 Desember 2019
Rombongan Kamenag Solok Selatan,saat mengantarkan dan menyalurkan bantuan korban bencana di KPGD.

Solsel, fajarsumbar.com - Jajaran Kementerian Agama Solok Selatan menyalurkan bantuan sembako kepada korban bencana banjir bandang di Pinti Kayu, Nagari Pakan Rabaa Timur, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh.

Kasubag Tata Usaha Kemenag Solok Selatan, Syaiful Anwar menjelaskan, bantuan bagi korban bencana alam ini tidak lepas dari wujud kepedulian Kemenag dan jajaran. Mulai dari KUA, Kepala MTS, Kepala MTs, beserta penyuluh agama turut berbagi dengan pihak korban yang kini tengah berada di pengungsian.

"Duka mereka duka kita juga, karena musibah ini merupakan ujian keimanan bagi hamba yang sholeh dan sholehah," papar Syaiful Anwar.

Bantuan sembako  tersebut sangat diharapkan, terutama bagi yang dipengungsian.Kamenag juga sangat peduli dengan adanya anak didik dan keluarga besar kemenag Solsel yang tertimpa musibah,kami selalu berbagi.

Beberapa hari yang lalu,swbuah rumah siswa MTsN 2 Solok Selatan dijorong Sikinjang,Sangir hangus terbakar dan sudah kami salurkan bantuan kini bencana banjir bandang juga mwlanda siswa MTsN 6 Solok Selatan dan rumah guru MAS Ulu Suliti,bantuan untuk merekapun sudah kami salurkan.

Sehingga kedatangan kemenag dan rombongan dapat memberi nilai tambah rasa kepedulian terhadap sesama durasakan oleh korban galodo tersebut.

"Mudahan saja, bantuan rumah segera mereka dapatkan. Sehingga memiliki tempat tinggal yang layak, saat ini kondisi dipengungsian harus tidur menumpuk. Saling merakan betapa Allah menujukan kekuasaannya, semoga warga dipengungsian tetap tabah dan sabar," terangnya.

Selain itu, dia pun berharap agar korban tetap berdoa dan mensyukuri nikmat yang didapat, karena setiap bencana yang datang menimpa bukanlah laknat. 

Tapi nikmat penguatan keimanan bagi hamba yang taat beribadah, dengan musibah Allah memberikan peringatan agar hambanya selalu taat dan patuh terhadap perintahnya.

"Semoga saudara kita di pengungsian inj, terus taat beribadah dan memohon dilapangkan riski dan di mudahkan segala urusannya. Itu saja pesan kami," uacpnya.

Wali Nagari Pakan Rabaa Timur, Nasril menyebutkan,bahwa masa tenggap darurat tinggal dua hari lagi.Dia masih memikirkan nasib warga ya yang masih berada di pengungsian.

"Solusinya, saat ini nagari menyewa 17 unit rumah. Kemudian akan ditempatkan 25 KK disana, mana yang rumahnya besar dan jumlah KK sedikit akan ditempati oleh dua KK," terangnya. (Hendrivon)