Pendaftaran Ditutup, 76 Calon Panwascam di Kota Pariaman Antarkan Berkas

Iklan Semua Halaman

iklan halaman depan

Pendaftaran Ditutup, 76 Calon Panwascam di Kota Pariaman Antarkan Berkas

Rabu, 04 Desember 2019
Tim kelompok kerja Bawaslu Kota Pariaman,  Rahman saat Audiensi dengan peserta yang mendaftar.

Kota Pariaman,  fajarsumbar.com -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Pariaman resmi menutup pendaftaran calon pengawas kecamatan (Panwascam) tepat pada pukul 00.00 Wib Selasa, (3/12/2019).

Sebanyak 76 calon Panwascam telah diterima berkas pendaftaran untuk ditindak lanjuti. Hasilnya akan diumumkan kelulusan Administrasi pada 12 Desember 2019 melalui Web  dan akan ditempel di papan informasi di sekretariat, Rabu (4/12/2019). 

Ketua Bawaslu Kota Pariaman,  Riswan yang didampingi Kordinator kepala sekretariat,  Riky Falantino kepada fajarsumbar.com mengatakan peserta yang mendaftar untuk Pilgub 2020 ini melonjak dratis. Berkaca pada pendaftar sebelumnya pada Pileg dan Pilpres 2019 lalu.

"Tingginya angka  pendaftar untuk Pilgub 2020 ini disebabkan jadwal pembukaan lebih awal dan begitu jauh rentangnya dari penerimaan Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dari Komisi Pemilihan Umum, berbeda dengan tahun sebelumnya," terang Riswan.

Ia mengatakan pendaftar Panwascam di Bawaslu Kota Pariaman didominasi oleh kalangan mileneal. Itu terbukti dari bekas yang diterima  umur pendaftar berkisar dari  25-35  tahun. 

"Secara administrasi, rata-rata yang mendaftar banyak yang berpengalaman. Untuk Imcambent juga banyak yang ikut kembali pada pemilihan pilgub 2020. Namun,  tidak tertutup kemungkinan Imcambent juga bisa gugur kalau banyak yang lebih berkualitas dari sebelumnya" tukasnya

Lanjut Riswan, pada pileg dan pilpres 2019 ujian penerimaan Calon Panwascam masih memakai sistem manual. Untuk tahun ini,  ujian sudah menggunakan Computer Asisted T (CAT)  dan hasil ujian lansung diketahui tanpa ditutupi. 

"Bagi peserta yang lulus  Administrasi, maka diperbolehkan mengikuti tes tertulis dan wawancara pada 13-17 Desember 2019. Kami dari Bawaslu juga  melakukan koordinasi dengan PLN, supaya pada hari H ujian CAT listrik tidak pudur, sehingga saat ujian diselenggarakan berjalan dengan yang diharapkan," tutupnya. (heri)