Aktivis Penyebar Hoax Dtangkap, Bupati Sijunjung Angkat Bicara

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan

Aktivis Penyebar Hoax Dtangkap, Bupati Sijunjung Angkat Bicara

Rabu, 08 Januari 2020
Bupati Yusril Arifin saat memberikan keterangan pers Rabu (8/1/2020).


Sijunjung fajarsumbar.com - Bupati Sijunjung Yuswir Arifin, memberikan keterangan pers terkait dengan ditangkapnya Sudarto, aktivis dari Pusat Studi Antar Komunitas (PUSAKA) Padang, Rabu (9/1/2020)

Bupati didampingi Kepala Dinas Kominfo, Kasubag Humas Polres Sijunjung Iptu Nasrul, SH.

Dalam keterangan persnya Bupati Yuswir Arifin mengatakan ucapan apresiasi terkait penangkapan Sudarto oleh Polda Sumatera Barat pada Selasa (7/1/2020) siang pukul 13.00 WIB.

Karena isu kebebasan beragama dan berkeyakinan di Sumatera Barat, kususnya Kabupaten Sijunjung dan Kabupaten Darmasraya sempatkan terganggu dan viral di media metsos.

"Pelarangan beribadah terhadap saudara non muslim. Padahal selama ini tidak pernah bermasalah terkait dengan perbedaan beragam di Kabupaten Sijunjung ini," jelas Yuswir Arifin.

Menurutnya pada malam natal pemerintah kabupaten Sijunjung menyediakan kendaraan untuk beribadah untuk saudara non muslim ke Sawahlunto karena memang selama ini Gereja berada di Sawahlunto.

Sementara Sudarto mengadvokasi umat Kristen dan Katolik di Kabupaten Dharmasraya dan Kabupaten Sijunjung, Sumatra Barat, mengatakan dilarang merayakan Natal bersama dan hanya diizinkan merayakan Natal di rumah masing-masing

"Informasi tidak benar, untuk itu saya mengucapkan terima kasih kepada pihak penegak hukum Polda Sumatera Barat dengan telah ditangkapnya saudara Sudarto ini," ujarnya. (def)