Geger, Anak Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

iklan halaman depan



Geger, Anak Bunuh dan Mutilasi Ayah Kandung

Senin, 13 Januari 2020
Lokasi kejadian kerumuni warga, Senin (13/1/2020).


Padang Panjang, fajarsumbar.com - Kota Padang Panjang geger. Seorang anak diduga membunuh ayah kandungnya, kemudian mayatnya dimutilasi.

Peristiwa ini terjadi Senin (13/1) sekitar pukul 14.00 WIB di Jorong Bintungan, Nagari Panyalaian Kecamatan X Koto, Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat. Lokasi kejadian tidak jauh dari Kota Padang Panjang.

Korban bernama Sutan Buyuang, (87) suku Sikumbang. Pelakunya anak korban sendiri Rinaldi (5O), suku Koto, beralamat Jorong Bintungan Nagari Panyalaian juga.

Menurut keterangan warga setempat peristiwa itu diketahui sekitar pukul 14.30 WIB diawali suara teriakan tersangka Rinaldi dari halaman rumahnya dengan menyebutkan bahwa telah menghabisi nyawa orang tuanya, sambil menyeret tubuh korban ke tepi jalan raya dalam kondisi  bersimbah darah dan  sudah tidak bernyawa.

Pada saat tersangka berteriak teriak di depan sebuah warung tepat tepi jalan raya Padang Panjang - Bukitinggi. Pihak keluarga bersama warga langsung berinisiatif mengamankan Rinaldi dan membawa korban kembali ke dalam rumahnya.

Masih menurut  sejumlah saksi dari pihak keluarga dan warga sekitar bahwa dalam tiga hari belakangan ini pelaku diduga mengalami kesurupan dan oleh keluarga dilakukan upaya penyembuhan dengan pengobatan alternatif.

Sebelum peristiwa naas  keluarga melihat pelaku dalam keadaan tenang  dan tertidur, lalu keluarga membawa orang pintar ke rumah pelaku, namun baru sekitar 10 menit keluarga meninggalkan rumah didapati pelaku telah menyeret korban ke pingir jalan raya sudah dalam keadaan tidak bernyawa dengan kondisi tubuh korban terlihat sangat mengenaskan.

Selanjutnya oleh pihak keluarga dibantu warga sekitar korban di bawa ke RSUD Padang Panjang untuk divisum. Terdapat sejumlah luka dan beberapa bagian tubuh korban terpotong.

Pelaku  sudah diamankan di Polres Padang Panjang, dan lokasi kejadian perkara pun terlihat sudah dipasangi garis polisi. (syam)