Kapolri Bentuk Tim Gabungan Usut Dugaan Korupsi Asabri

iklan halaman depan

Kapolri Bentuk Tim Gabungan Usut Dugaan Korupsi Asabri

Sabtu, 18 Januari 2020

 
(Kapolri RI)
Jakarta, fajarsumbar.com - Kapolri Jenderal Idham Azis menyatakan telah memerintahkan jajarannya membuat tim gabungan untuk mengusut kasus dugaan korupsi PT Asuransi Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Asabri). Idham telah menunjuk Kabareskrim Listyo Sigit Prabowo untuk memimpin tim khusus dalam menyelidiki kasus tersebut.

"Saya sedang memerintahkan ke Bareskrim untuk membikin tim gabungan dari Dirtipikor sama Dirkrimsus Polda Metro," kata Idham dalam keterangan resmi, Jumat (17/1/2020).

Ia menjelaskan, tim tersebut akan melakukan verifikasi dan validasi sebagai langkah awal penyelidikan dugaan korupsi di tubuh Asabri. Mantan ajudan Jokowi itu pun akan terus memantau langsung perkembangan penanganan kasus tersebut.
"Tentu langkah-langkah progresnya akan kita lihat ke depan," ujar dia.
Sebelumnya, informasi mengenai dugaan korupsi di PT Asabri pertama kali muncul dari mulut Menko Polhukam Mahfud MD. Mahfud menduga terdapat korupsi dalam tubuh perusahaan asuransi pelat merah tersebut.

Eks Ketua MK itu menyatakan modal PT Asabri (Persero) melorot hingga Rp17,6 triliun dalam satu tahun. Penurunan modal tersebut kini sedang diselidiki oleh pihak kepolisian. Ia mengaku mendapat 'bisikan' dari beberapa sumber bahwa ada indikasi korupsi yang menyebabkan melorotnya modal Asabri .

"Saya bilang modalnya Asabri itu dalam satu tahun turun Rp17,6 triliun atau Rp17,4 triliun. Tapi prajurit, tentara, TNI, dan polisi jangan khawatir, karena uang (di Asabri) tidak habis," ungkap Mahfud, Jumat (17/1/2020) sebagaimana dikutip pada cnnindonesia.com.
Ia enggan menjelaskan lebih lanjut soal pihak mana saja yang tersangkut dengan dugaan korupsi di Asabri. Menurutnya, proses penyelidikan sedang berlangsung di kepolisian.

"Ya biar nanti polisi," imbuh Mahfud. (*)