Kelurahan Payobasung Laksanakan Musrenbang

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



Kelurahan Payobasung Laksanakan Musrenbang

Rabu, 15 Januari 2020
Musrenbang

Payakumbuh, fajarsumbar.com - Pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Kelurahan Payobasung Kecamatan Payakumbuh Timur berlangsung menarik. Kehadiran anggota DPRD Kota Payakumbuh asal daerah pemilihan kecamatan Payakumbuh Timur membuat peserta leluasa berkeluh kesah menyanpaikan aspirasinya. 

Musrenbang sendiri dibuka oleh Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi di Aula kantor lurah setempat. Hadir empat orang Anggota DPRD Kota Payakumbuh yaitu Nasrul, Fahlevi Masni, Aprizal M dan Opet Nawati. Turut hadir Kepala KUA Kecamatan Payakumbuh Timur dan Koordinator KB Kecamatan selaku Narasumber. 

Dalam laporannya, Lurah Payobasung Ade Vianora menyampaikan bahwa proses Musrenbang tersebut sudah didahului oleh kegiatan pra musrenbang dan mufakat RW. Hasil dua kegiatan itu telah dirumuskan untuk dibahas dan disepakati dalam forum musrenbang kelurahan.

"Alhamdulillah usulan pembangunan baik fisik, sosial ekonomi dan sosial budaya sudah kita rumuskan dalam pra musrenbang sebelumnya, total berjumlah 38 buah usulan," ungkap Ade.

Sementara Camat Payakumbuh Timur menekankan agar usulan prioritas tidak lagi didominasi oleh usulan fisik semata. Dikatakan, pembangunan non fisik atau pembangunan SDM jauh lebih bermanfaat kedepan bagi kemajuan suatu daerah.

"Pembangunan fisik itu akan lapuk dan akan habis, sementara pembangunan SDM akan terus berkembang. Membangun SDM yang handal akan sangat berguna, sebab SDM yang handal ini yang akan membangun daerah kedepan," pesan Irwan.

Senada, Hendri Naldi salah seorang peserta musrenbang juga meminta agar pemerintah daerah memberi perhatian lebih kepada anggaran pembangunan SDM, khususnya para guru TPA/ TPQ. Dikatakan, mustahil bisa mencetak generasi handal dan berakhlak karimah kalau honor guru mengaji jauh dari memadai.

"Kami minta honor guru TPA ditingkatkan lagi, untuk apa membangun masjid indah akan tetapi minim penghuni. Salah satu penghuni utama kelak tentu para siswa TPA saat ini. Maka kami harap agar guru TPA ini lebih bersemangat, mohon honornya ditingkatkan," ujar Hendri Naldi.

Menanggapi itu, Anggota DPRD Kota Nasrul mengaku sudah mengusulkan kepada pemerintah daerah untuk menaikkan honor guru mengaji. 

"Kami justru sudah minta honor guru mengaji ini setara dengan honor tenaga THL di Pemko yaiti sebesar UMP (upah minimum propinsi,red) namun karena ada prasyarat tertentu yang harus dipenuhi seperti jumlah minimal murid yang ikut mengaji, makanya usulan itu belum bisa dipenuhi," ujarnya.

Selain kenaikan honor guru mengaji, pembangunan drainase, batu bronjong dan peningkatan jalan lingkung menjadi bentuk usulan pembangunan lain yang mengemuka. Semuanya akan dirangkum dan dibuatkan skala prioritas oleh fasilitator kelurahan setampat.(rio)