Kongres Umat Islam Indonesia 2020 Akan Undang Ketum Parpol

iklan halaman depan



Kongres Umat Islam Indonesia 2020 Akan Undang Ketum Parpol

Kamis, 16 Januari 2020

 
(detik.com)

Jakarta, fajarsumbar.com - Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII 2020 yang akan digelar 26 sampai 29 Februari mendatang di Bangka Belitung mengusung tema, Strategi perjuangan umat islam untuk mewujudkan NKRI yang maju, adil dan beradab. Hal-hal yang akan dibahas dalam kongres tersebut antara lain soal, politik, ekonomi, hukum, pendidikan dan kebudayaan, kehidupan keagamaan, juga filantropi Islam.
 
Ketua Pengarah Kongres Umat Islam Indonesia 2020 Anwar Abbas mengatakan semua pimpinan partai politik yang memiliki perwakilan di DPR RI akan diundang. Begitu juga dengan semua ormas Islam tingkat pusat, wakil-wakil dari lembaga pendidikan dan pendidikan tinggi, perwakilan dari Lembaga keuangan syariah, lembaga-lembaga bisnis syariah, dan tokoh-tokoh cendekiawan.

"Iya Ketumnya (Ketum Parpol diundang). Jadi unsur-unsur yang hadir pemerintah, dunia usaha, parpol dan ormas-ormas Islam, 4 pilar ini harus bekerjasama di dalam membuat NKRI ini tidak hanya sekadar maju tapi juga adil dan beradab," kata Anwar Abbas, Kamis, 16 Januari 2020.

Anwar yang juga Sekjen Majelis Ulama Indonesia ini mengatakan bahwa dalam Kongres Umat Islam 2020 itu nanti juga akan disinggung soal perlunya nilai-nilai agama dalam etika berpolitik. Bahkan tak hanya dalam berpolitik, nilai-nilai agama juga perlu diterapkan di bidang-bidang lain.

"Karena untuk menjadi bangsa yang beradab kita harus menjunjung akhlak dan etika," kata Anwar sebagaimana dikutip pada detik.com.

Kongres Umat Islam Indonesia (KUII) VII 2020rencananya akan dihadiri kurang lebih 700 orang peserta. Dipilihnya Bangka Belitung dengan pertimbangan wisata halal di provinsi tersebut yang kini mulai dikembangkan. Pelaksanaan kongres diharapkan dapat mempromosikan wisata halal di Babel sekaligus menyumbang pendapatan negara. (*)