Musrenbang untuk Ratakan Pembangunan -->

iklan halaman depan

Musrenbang untuk Ratakan Pembangunan

Senin, 13 Januari 2020
Suasana musrenbang Kelurahan Koto Panjang Payobasung, Payakunbuh, Senin (13/1/2020).

Payakumbuh, fajarsumbar.com - Kelurahan Koto Panjang Payobasung menjadi kelurahan pertama di Kecamatan Payakumbuh Timur yang menggelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat kelurahan. Kegiatan berlangsung Senin (13/1) di kantor lurah setempat.

Musrenbang dibuka Camat Payakumbuh Timur Irwan Suwandi didampingi Kasi Ekbang Yovi Sandra dan Lurah Musliadi. Turut hadir, anggota DPRD Kota Payakumbuh Opetnawati dan Nasrul, Ketua KAN Payobasung EJ. Dt. Tan Mamad Nan Kayo, Ketua LPM Koto Panjang Payobasung Ishardi Jamhur, para kepala sekolah, Ketua RT/RW l, PKK, dan Karang Taruna serta perwakilan tokoh masyarakat di kelurahan setempat.

Dalam laporannya, Lurah Musliadi menyampaikan bahwa Kelurahan Koto Panjang Payobasung dalam mufakat RW dan pra-musrenbang telah merumuskan sejumlah usulan yang akan disepakati dalam pelaksanaan musrebang tersebut.

"Ada 130 lebih item pembangunan yang diusulkan dalam pra musrenbang kemarin. Tidak hanya fisik, kita juga mengusulkan pembangunan SDM demi terwujudnya kelurahan yang sejahtera dan berakhlak mulia sebagaimana tema yang kita angkat," ujar Lurah Musliadi.

Sementara Anggota DPRD Opet Nawati dan Nasrul menyampaikan bahwa kehadiran mereka dalam musrenbang tersebut untuk menerima aspirasi dan usulan pembangunan dari warga.

"Kami sengaja hadir disini untuk menyerap aspirasi masyarakat kelurahan, apalagi kami juga punya kewenangan mengusulkan program pembangunan melalui e-pokir (pokok pikiran DPRD, red) yang juga harus masuk dalam rumusan  Musrenbang," ujar Nasrul diamini Opet Nawati.

Dikatakan, baik Opet Nawati maupun Nasrul pada tahun anggaran 2020 ini telah mengusulkan masing masing satu pokok pikiran pembangunan di Kelurahan Koto Panjang Payobasung.

Sementara Camat Payakumbuh Timur menekankan pentingnya proses musrenbang kelurahan. Dikatakan, musrenbang kelurahan merupakan pintu masuk untuk pelaksanaan setiap program pembangunan di Kelurahan.

"Saat ini semua sudah terpola dengan rapi, tidak ada lagi program naik dijalan, semuanya harus masuk dulu dalam pengusulan di musrenbang kelurahan. Oleh karena itu, tolong proses yang amat oenting ini jangan disia-siakan," ujar Camat Irwan.

Dikatakan, proses pengusulan hendaknya memperhatikan skala prioritas. Usulan pembangunan ke depan harus mengutamakan aspek kebutuhan dan bukan keinginan.

"Karena anggaran pemerintah terbatas, maka perlu dipakai skala prioritas. Mana usulan pembangunan yang betul-betul penting dan menyentuh kebutuhan orang banyak," pungkas Irwan.

Pembangunan lanjutan drainase didepan SDN 16 Payakumbuh menjadi salah satu usulan yang cukup mengemuka. Hal ini dikarenakan, pembangunan sebelumnya belum tuntas.

"Ada sekitar 20 meter lagi pembangunan drainase depan SDN 16 yang masih menggantung, kalau dapat itu dituntaskan, sebab manfaatnya sangat terasa dalam.mengurangindampak banjir dikawasan tersebut," ujar Ketua LPM Ishardi Jamhur disamping menyebut sejumlah usulan pembangunan lainnya seperti pengadaan lampu jalan di sepanjang jalan Gajah Mada yang rawan menjadi tempat maksiat.(rio)