Pemikiran Kandidat Bupati Limapuluh Kota Diuji

iklan halaman depan



Pemikiran Kandidat Bupati Limapuluh Kota Diuji

Selasa, 14 Januari 2020
Beri arahan

Lima Puluh Kota, fajarsumbar.com - Pemilihan Kepada Daerah Limapuluh Kota, tinggal hitungan bulan lagi. Setelah kandidat mendaftar ke partai politik, kini sejumlah parpol mulai menguji pemikiran kandidat Bupati dan Wakil Bupati. Seperti yang dilakukan DPC Partai Hanura Limapuluh Kota sepanjang, Selasa (14/1) ini. 

Bedah pemikiran dari 10 kandidat yang akan memimpin Limapuluh Kota 5 tahun kedepan itu, mendatangkan 3 fanelis. Yakni dari unsur budayawan, insan pers dan politisi. 

"Kita bedah pemikiran dari 10 kandidat bupati dan wakil bupati. Ini sangat penting sehingga jelas bagaimana gambaran kepemimpinan dari kandidat ke depannya," terang Irwandi Sekretaris Tim Pilkada DPC Hanura Limapuluh Kota.

Sebanyak 10 kandidat tersebut, terangnya, diberikan waktu 30 menit untuk menyampaikan pemikiran ide dan gagasan terhadap Kabupaten Limapuluh Kota kedepan. "15 menit menyampaikan visi misi dan 15 menit  diskusi serta tanya jawab dengan  fanelis,"ucapnya lagi. Ke 10 kandidat itu, terdiri dari 6 untuk kandidat bupati dan 4 kandidat wakil bupati 

Ke 6 kandidat bupati, yakni Muhammad Rahmad (pengusaha), Darman Sahladi (Ketua DPC Demokrat), Deni Asra (Ketua DPC Gerindra), Yuni Hermon (pensiunan TNI), Rifa Yendi (pengusaha) dan Irfendi Arbi (incumbent). Sedangkan, 4 kandidat wakil bupati yakni Asyirwan Yunus (mantan Wakil Bupati), Yossi Danti (pengacara), Chandra (mantan anggota DPRD) dan Zulhikmi (Sekretaris DPC Hanura).

"Saat penjaringan lalu, ada 13 kandidat yang mendaftar. Saat bedah visi misi cuma 10 yang hadir,"ucapnya lagi. Sedangkan Chandra Ketua Tim Pilkada Cabang Hanura Limapuluh Kota mengatakan, ke 10 kandidat yang mengikuti penyampaian visi misi tersebut, nantinya akan diserahkan ke DPP Hanura untuk dilakukan proses penjaringan tahap berikutnya.

"Setelah penyampaian visi misi ini, diserahkan ke DPP. Nanti, DPP akan survey terhadap ke 10 kandidat,"katanya. Kemudian, Chandra menyakinkan, DPC Hanura Limapuluh Kota tidak akan mengusung kandidat yang 'naik dijalan' untuk Pilkada nantinya. 

"Yang kita daftarkan ke KPU nanti, yaitu kandidat yang mengikuti proses penjaringan. Dari pendaftaran, penyampaian visi misi, survey dan nanti keluar rekomendari dari DPP. Tidak ada kandidat yang muncul tiba-tiba atau naik di jalan untuk didaftarkan ke KPU. Ini sudah komitmen kami," terangnya lagi.

Untuk Pilkada, DPC Hanura Limapuluh Kota sudah memiliki 4 kursi sebagai modal dalam pengusungan kandidat Bupati dan Wakil Bupati. "Hanura ada 4 kursi dan tinggal mencari 3 kursi lagi untuk berkoalisi. Yang jelas, kandidat yang didaftarkan adalah mereka yang mengikuti mekanisme partai," tegas Chandra.(rio)