Penggunaan Dana Desa untuk Ekonomi Masyarakat Masih Kalah dengan Pembangunan Fisik -->

iklan halaman depan

Penggunaan Dana Desa untuk Ekonomi Masyarakat Masih Kalah dengan Pembangunan Fisik

Senin, 13 Januari 2020
Saprison

Sawahlunto, fajarsumbar.com - Kepala Bidang (Kabid) Pemberdayaan Masyarakat Dinas Sosial, Pemberdayaan Masyarakat Desa, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Dinsos PMD - PPA) Kota Sawahlunto, Saprison menyampaikan terkait program 'One Village One Produk' memang menjadi tujuan dari penggunaan Dana Desa.

"Agar Dana Desa terarah penggunaannya, kemudian tetap sasaran dan lebih efektif. Alhamdulillah, sejak 3 tahun dari 2017, 2018, 2019 kemaren ada Program Inovasi Desa (PID). PID ini arah dan tujuannya memang untuk menghasilkan bagaimana Desa-desa tersebut berinovasi. Arahnya bisa ke 'One Village One Produk' itu", ujarnya kepada fajarsumbar.com, Senin (13/1/2020).

Ia menjelaskan, Karena didalam salah satu tujuan dari pengolahan Dana Desa itu ada Produk Desa/Kelurahan (Prodeskel). Produk-produk unggulan Desa di Kota Sawahlunto, beberapa Desa belum mempunyai produk-produk unggulan mereka masing-masing.

"Jadi kemaren program Inovasi Desa yang telah kita laksanakan di Kota Sawahlunto selama 3 tahun belum banyak menghasilkan Desa-desa yang memiliki produk-produk unggulan mereka masing-masing. Karena, jujur saja di 3 tahun ini penggunaan Dana Desa ini lebih terfokus pada pembangunan fisik" sebut Saprison saat dijumpai diruangannya.

Lebih lanjut ia mengatakan, penggunaan atau sasaran kepada ekonomi masyarakat memang masih kalah dengan pembangunan infrastruktur.

Jadi untuk Pemberdayaan Masyarakat, salah satu tupoksi yang dipunyai memang bagaimana memberdayakan lembaga-lembaga yang ada di masing-masing Desa tersebut. Mulai dari PKK, LPM, BPD, Karang Taruna dan organisasi-organisasi serta lembaga kemasyarakatan yang ada di Desa termasuk juga Posyandu.

"Dalam rangka tupoksi pemberdayaan masyarakat sudah kita lakukan secara rutin dan continue. Sejak tahun 2014, Desa-desa yang kita utus dalam penilaian tingkat Provinsi dan Nasional, Alhamdulillah setiap tahun kita mewakili provinsi Sumbar", ungkapnya.

Untuk yang terbaru (Sabtu-Minggu Kemaren), kita sedang menggarap persiapan laporan yang akan kita kirim untuk penilaian dalam kegiatan PKK mewakili Sumbar yang diwakili oleh Desa Kubang Utara Sikabu untuk kategori lingkungan bersih dan sehat.

"Sejak tahun 2014, kita selalu mewakili provinsi Sumbar dan selalu masuk nominasi 6 besar serta sudah 4 kali kita mendapatkan predikat sebagai juara 3. Juara 3 ditingkat nasional ada di tiga bidang, Pertama Bidang PHBS diraih oleh Kelurahan Tanah Lapang sama Desa Kubang Tangah, kemudian untuk LBS Desa Talago Gunung Juara 3 di tahun 2015 dan 2018 untuk Posyandu Desa Batu Tanjung juara 3 ditingkat nasional" tandasnya. (ton)