Polres Solsel Lakukan Reboisasi si Dua Lokasi Bekas Bencana -->

iklan halaman depan

Polres Solsel Lakukan Reboisasi si Dua Lokasi Bekas Bencana

Sabtu, 11 Januari 2020
Kapolres Solok Selatan didampingi Camat KPGD,Wali Nagari Pakan Rabaa Timur,saat melakukan Reboisasi lahab bekas banjir bandang dipinti kayu.

Solok Selatan, fajarsumbar.com - Jajaran Polres Solok Selatan melakukan Reboisasi bekas bencana banjir di dua lokasi.

Dalam Rangka Hari Gerakan Sejuta Pohon Sedunia, dan juga sekaligus Hari Lingkungan Hidup Nasional, yang dijadikan momentum untuk membangkitkan kesadaran masyarakat, termasuk oleh seluruh personil anggota Kepolisan Republik Indonesia dalam menjaga lingkungan.

Turut hadir saat acara penanaman pohon tersebut Bupati Solok Selatan diwakili Asisten 1 Fidel Efendi, Kabid Kedaruratan BPBD Solsel Imroni, Danramil, PJU Polres, Para Kapolsek, Niniak Mamak dan tokoh masyarakat setempat.

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto SIK MH mengatakan, sesuai arahan Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Drs. Toni Harmanto MH  sukseskan Program Polri Peduli Lingkungan.

Program yang digagas oleh Kapolri Jendral Idham Aziz tersebut adalah sebagai upaya untuk mencegah kembali terjadinya bencana banjir dan longsor di seluruh wilayah indonesia termasuk di Sumatera Barat khususnya di Wilayah Hukum Solok Selatan"Ucap Kapolres.

Tindaklanjuti dan mensukseskan program tersebut, Jajaran Polres Solok Selatan langsung action lakukan penanaman pohon di lokasi pasca bencana dan di bantaran-bantaran sungai. Jumat (10/1).

Penanaman bibit dengan berbagai jenis tersebut diantaranya ada bibit pohon Surian, Durian, Coklat, Lengkeng, Petai, dan Jeruk dilaksanakan di dua wilayah, yaitu di Lubuk Alai Nagari Lubuk Gadang Kecamatan Sangir dan di titik lokasi bencana beberapa waktu lalu yaitu di Jorong Sapan Salak, Nagari Pakan Rabaa Timur Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh ( KPGD).

Kapolres Solok Selatan AKBP Imam Yulisdianto mengungkapkan harapannya sesaat setelah melakukan penanaman bibit pohon di bantaran sungai. Ia mengatakan, dengan memperbanyak populasi pepohonan ini, diharapkan akan dapat menjadikan lumbung air dan menahan agar todak terjadinya longsor. Karena semua kita tahu, penyebab banjir dan longsor itu disamping oleh intensitas cuaca dan curah hujan yang tinggi, akan tetapi juga dikarenakan hutan-hutan yang gundul dan lahan tidur yang tidak produktif.

“kita tidak ingin anak cucu kita yang ada di Solok Selatan ini nantinya menganggap sungai yang bersih dan jernih itu hanya dongeng belaka"Katanya.

Lantaran kita saat ini tidak peduli dan tidak menjaga ekosistem tumbuhan ataupun pepohonan yang ada. Sehingga, menimbang itulah maka Bapak Kapolri Jendral Idham Aziz mencanangkan program peduli lingkungan dan langsung direalisasikan oleh bapak Kapolda Sumbar bersama kami seluruh jajaran Polri di daerah melakukan giat ini.

Disamping itu juga, di Hari Peringatan Penanaman pohon dan lingkungan ini kita semua langsung fokus action, bukan gelaran upacara seremonial-seremonial, namun betul-betul semua jajaran kita perintahkan untuk terlibat aktif turun langsung melaksanakan penanaman tersebut, hingga mudah-mudahan nantinya akan bisa di nikmati oleh anak kemenakan ataupun anak cucu dimasa yang akan datang.

Selama bertugas di Solok Selatan ini, sudah ada lebih kurang 5 ribu batang bibit pohon yang kami tanam, dengan target untuk tahun 2020 ini bisa tercapai 10 ribu batang. Apa yang sudah ditanami ini akan saya datangi kembali untuk melihat perkembangannya. (Hendrivon)