Rumah Ibadah Wajib Memiliki Izin

iklan halaman depan

Rumah Ibadah Wajib Memiliki Izin

Jumat, 17 Januari 2020
Ilustrasi

Payakumbuh, fajarsumbar.com - Pemerintah Kota Payakumbuh, Sumatera Barat, bersama pihak kepolisian resor setempat terus mendorong agar semua tempat ibadah memiliki izin resmi dalam pendiriannya.

Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama Kota Payakumbuh, Erman Ali di Payakumbuh, Jumat, mengatakan saat ini masih terdapat beberapa tempat ibadah yang masih belum memiliki izin.

"Yang belum memiliki izin itu ada masjid ada 4, gereja 3, Vihara ada 1 dan yang belum memiliki tempat ibadah itu yakni penganut agam Hindu," katanya saat pertemuan pembahasan tentang keberadaan rumah ibadah yang digelar Kesbangpol Payakumbuh.

Ia menyebutkan untuk mendapatkan izin tersebut, syaratnya yakni memiliki jamaah minimal 90 orang yang berdomisili di daerah tersebut dan 60 orang bukti persetujuan dari warga.

"Kalau untuk di FKUB, tidak ada alasan menolak izin apabila sudah memiliki syarat tersebut," sebutnya.

Kapolres Payakumbuh AKBP Dony Setiawan mengharapkan pemerintah dapat memfasilitasi seluruh penganut agama di Payakumbuh untuk dapat beribadah.

"Bahkan, kalau memang tidak mendapatkan izin dari masyarakat. Coba pihak Pemkot melakukan pendekatan, apa kendalanya. Dekati kedua pihak baik penganut agama tersebut atau pun masyarakat setempat," ujarnya.

Apabila memang nantinya tetap tidak mendapatkan persetujuan dari masyarakat, ia meminta Pemkot Payakumbuh agar mencarikan lokasi lain yang bisa didirikan tempat ibadah.

"Carikan lokasi lain yang izinnya bisa dilengkapi. Kapan perlu kantor pemerintahan, kalau tidak nantinya bisa juga di Polres Payakumbuh," sebutnya.

Sekda Kota Payakumbuh Rida Ananda menyebutkan izin yang dimiliki oleh tempat ibadah tersebut akan menjadi bukti kalau dikemudian hari ada penolakan atau gangguan saat beribadah.

"Tapi, Alhamdulilah di Payakumbuh belum ada kasus intoleransi. Walaupun ada rumah ibadah kita yang belum memiliki izin," sebutnya didampingi Asisten III Pemkot Payakumbuh, Amriul.

Selanjutnya, Rida menyebutkan Pemkot Payakumbuh akan memfasilitasi penganut agama yang memang tidak mendapatkan izin dari masyarakat setempat untuk mendirikan rumah ibadah.

Kepala Kantor Kesbangpol Payakumbuh Budhy Dharma Permana menyebutkan kegiatan pertemuan yang dilaksanakan ini agar masyarakat mendapatkan informasi menyeluruh bagaimana mengurus izin mendirikan rumah ibadah.

"Makanya kita hadirkan pihak Kepolisian, TNI, Kejaksaan, Kepala OPD, FKUB, Lurah dan LPM agar nantinya tidak ada permasalahan. Walaupun selama ini kondisi kita di Payakumbuh tetap kondusif," sebutnya.(rio)