Spesialis Bongkar Jok Motor Ditangkap -->

iklan halaman depan

Spesialis Bongkar Jok Motor Ditangkap

Minggu, 12 Januari 2020
Beri keterangan kepada wartawan

Payakumbuh, fajarsumbar.com - Seorang pencuri berinsial FB, (32), diringkus polisi. Spesialis maling isi jok motor ini ditangkap jajaran Satreskrim Polres Payakumbuh, Sumatera Barat, Sabtu (11/1/2020), sekitar pukul 03.00 WIB dini hari.

Tersangka dalam waktu singkat mampu mengambil barang berharga, yang disimpan korban dalam jok motor. Aksi ini dilakukan cuma dalam hitungan detik.

"Tersangka kami ringkus setelah melakukan pengintaian. Selain laporan masyarakat, aksi tersangka ini juga sempat terekam CCTV di beberapa lokasi pelaku beraksi," kata Kapolres Payakumbuh, AKBP Dony Setiawan, saat menggelar konfrensi pers, Sabtu (11/1/2020).

Menurut polisi, FB cukup ahli dan memiliki modus sendiri dalam mencuri isi jok motor korban. Sehingga tidak sedikit hasil curian yang ia peroleh setiap kali beraksi.

"Modusnya terbilang baru, memakai sistem hunting," katanya.

Kasat Reskrim Polres Payakumbuh, AKP Ilham, mengatakan FB tercatat sudah beraksi di empat Tempat Kejadian Perkara (TKP) berbeda. Pertama, ia membobol isi jok motor pada November 2019 di Jalan Soekarno Hatta, Kelurahan Tanjung Gadang, Payakumbuh Barat.

Di sana, pelaku berhasil meggasak uang tunai Rp 7 juta. Kedua, pada Desember 2019 di Kelurahan Parit Rantang, Payakumbuh Barat dan sukses membawa kabur uang Rp 3 juta serta 1 unit handphone milik korban yang disimpan dalam jok motor.

Ketiga, terjadi sekitar Januari 2020 dengan TKP Jorong Tabek Panjang, Nagari Koto Baru Simalanggang, Kabupaten Limapuluh Kota. Dalam aksi kali ini, tersangka meraup uang tunai Rp3 juta milik korban.

"Terakhir, sekitar 4 Januari 2020 berlokasi di Jorong Pakan Raba, Nagari Batu Payuang, Kecamatan Lareh Sago Halaban, Limapuluh Kota. Tersangka membawa kabur uang tunai Rp23 juta milik korban," katanya.

Kepada petugas, FB mengaku sebelum beraksi dan menarget korban, ia terlebih dahulu berputar-putar di pusat keramaian. Penentuan target dilakukan secara acak maupun khusus. Ia menyurvei dan mengidentifikasi masyarakat yang menyimpan barang berharga di dalam jok motor. Setelah target terlihat, tersangka pun mengikuti korbannya hingga memarkir kendaraan.

Saat korban pergi atau lengah, FB pun dengan sigap mendekati motor buruannya. Sambil duduk di atas motor, ia menginjak motor target bersamaan, lalu mengangkat paksa jok motor. Supaya tidak terlihat, ia menutupi kedua tangan dengan tas, tanpa bantuan alat.

"Tersangka dalam waktu singkat mampu mengambil barang berharga, yang disimpan korban dalam jok motor. Aksi ini dilakukan cuma dalam hitungan detik," katanya.

Menurut FB, dia lebih sering menarget sepeda motor jenis matic, seperti Yamaha Mio, Honda Beat serta motor lain yang mudah dibuka joknya. Dia mengaku mempelajari hal tersebut melalui video Youtube, saat dirinya bekerja di Pekanbaru.

Polisi mengklaim sudah mengantongi sejumlah barang bukti hasil yakni barang hasil curian beserta alat yang digunakan dalam beraksi. Termasuk 2 rekaman CCTV yang didapat pada tempat kejadian perkara.

"Jok motor bukan tempat yang aman untuk menyimpan barang berharga. Kami imbau, masyarakat tidak menyimpan barang berharga di dalam jok motor, karena ini bisa mengundang aksi kejahatan," katanya.(rio)