90 Peserta Diklat BBPPKS Regional I Sumatera Ikuti Diklat

STIE-AKBP-30 JUNI

iklan halaman depan



90 Peserta Diklat BBPPKS Regional I Sumatera Ikuti Diklat

Selasa, 11 Februari 2020
Kepala BBPPKS Regional Sumatra I, Beni Sujanto.

Padang, fajarsumbar.com - Sedikitnya, 90 peserta dari unsur aparatur sipil negara (ASN) dan non ASN, tengah mengikuti pendidikan dan pelatihan (Diklat) digelar Balai Besar Pendidikan dan Pelatihan Kesejahteraan Sosial (BBPPKS) Regional I Sumatra di Padang, Selasa (11/2).

Diklat tersebut dibagi dalam tiga kelas dengan masing-masing peserta satu kelas 30 orang. Adalah Diklat pelatihan dasar pekerjaan sosial (PDPS), pelatihan perlindungan anak (PA) bagi pengasuh panti sosial swasta dan ketiga pelatihan pekerja sosial (Peksos) adiksi narkotika.

"Pelatihan dilakukan secara paralel," sebut Kepala BBPPKS Regional I Sumatra, Beni Sujanto menjawab Singgalang usai membuka Diklat yang turut dihadiri pejabat di lingkungan BBPPKS.

Disebutkan, peserta dalam hal ini pegawai negeri sipil jelas memiliki andil besar terhadap berbagai pelaksanaan dan pengambilan kebijakan, terutama sekali di lingkungannya.

Sementara para pengasuh panti, lanjut Beni, sebagai pemberi direct service terhadap kelayan, harus bisa memastikan bahwa klien mendapatkan hak-hak sebagaimana mestinya.

"Begitu juga pekerja sosial adiksi narkotika memiliki tantangan yang luar biasa besar, guna meminimalisir akibat dari penyalahgunaan NAPZA serta mengurangi addict dari pengguna," ulasnya lagi.

Untuk itu, perlu ditingkatkan kemampuan baik knowledge, skill maupun nilai-nilai etikanya, agar dapat memberikan pelayanan sosial unggul dan bermanfaat bagi masyarakat.
Ia mengemukakan, sesuai dengan UU Kesejahteraan Sosial No. 11 Tahun 2009, penanganan penyandang masalah kesejahteraan sosial (PMKS), harus menjadi salah satu program prioritas pemerintah.

Undang-undang itu menjabarkan kalau kesejahteraan sosial adalah kondisi terpenuhinya kebutuhan material, spiritual dan sosial warga negara, supaya dapat hidup layak dan mampu, mengembangkan diri sehingga bisa melaksanakan fungsi sosialnya. (Yas)